Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat untuk mengadakan tes urine bagi pegawai negeri sipil yang ada di lingkungan pemerintah daerah setempat. <p style="text-align: justify;">"Kegiatan itu akan kita lakukan bersama Pemkab Kubu Raya, sesuai dengan kesiapan dari pemerintah daerah itu sendiri. Jika pemerintah daerah sudah siap, maka akan kita gelar, hanya saja waktunya tentu tidak boleh dibeberkan karena kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi PNS yang menggunakan narkoba," kata Kepala BNNP Kalbar, Brigjen (Pol) Sugeng Heryanto di Sungai Raya, Kubu Raya, Kamis.<br /><br />BNNP Kalbar sendiri tengah menggelar kegiatan sosialisasi Inpres Nomor 12 tahun 2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4NG) kepada satuan kerja pemerintah daerah Kabupaten Kubu Raya.<br /><br />Menurut dia, untuk memutuskan mata rantai peredaran narkoba di Kalbar, pihaknya terus melakukan sosialisasi ke berbagai tempat, termasuk instansi pemerintahan.<br /><br />Sugeng juga mengatakan, untuk mencegah semakin banyaknya korban penyalahgunaan narkoba pihaknya akan selalu siap memberikan penyuluhan kepada masyarakat, termasuk tes urine.<br /><br />Bahkan, lanjut dia, kegiatan tersebut akan dilakukan oleh BNNP tanpa meminta bayaran sepeserpun.<br /><br />"Itu sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita, makanya, jika ada pihak yang mengundang kita untuk melakukan tes urine, kita akan selalu siap dan tidak usah bayar. Karena kita sudah ada anggaran untuk melakukan kegiatan tersebut," tuturnya.<br /><br />Ia menambahkan, untuk mencegah semakin maraknya peredaran narkoba di tengah masyarakat pihaknya mengharapkan peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dan dan pemerintah daerah.<br /><br />Ia mengatakan, jika ada instansi pemerintahan, pendidikan, perusahaan yang mau dilakukan tes urine dan hasilnya tidak ada oknum dari instansi itu yang menggunakan narkoba, pihaknya akan melakukan pemasangan spanduk bebas narkoba.<br /><br />"Ini sebagai salah satu langkah kita untuk mencegah maraknya peredaran narkoba di tengah masyarakat," katanya.<br /><br />Sementara Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, untuk mengantisipasi peredaran narkoba di tengah masyarakat, hal utama yang harus dilakukan adalah dengan melibatkan dan mengintensifkan keberadaan RT/RW.<br /><br />Menurut Muda, jika RT dan RW dilibatkan dalam penanggulangan narkoba, hal itu justru lebih efektif karena mereka memiliki tanggung jawab untuk mengawasi dan memberikan pengertian kepada masyarakatnya agar selalu menjauhi narkoba.<br /><br />"Contoh kecil, jika ada warga melakukan aktivitas mencurigakan atau menggelar kegiatan pesta narkoba di suatu rumah, tentu RT dan RW bisa langsung bergerak dan mencegah hal tersebut, karena jika RT dan RW memiliki inisiatif tentu peluang-peluang seperti itu bisa dicegah," kata Muda.<br /><br />Mengenai rencana kegiatan tes urine massal yang akan dilakukan bersama BNNP Kalbar, Muda menyatakan akan mendukung hal tersebut. <br /><br />"Itu akan kita bahas lebih lanjut, namun untuk waktunya tentu tidak boleh kita bocorkan," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>















