Bontang Dapat Kucuran APBN Program Bedah Rumah

oleh

Pemerintah Kota Bontang, Kalimantan Timur, mendapat kucuran dana sekitar Rp1,4 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2015 untuk program bedah rumah kurang layak huni di daerah pesisir dan pulau terpencil. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Bontang Sahabuddin saat dihubungi di Bontang, Jumat, mengemukakan dana tersebut rencananya digunakan untuk membenahi sebanyak 130 unit rumah warga di daerah pesisir atau perkampungan di atas laut, seperti kampung Pulau Melahing, Pulau Gusung dan Tihi-Tihi.<br /><br />"Setelah dilakukan inventarisasi, tercatat ada 130 unit rumah (kepala keluarga) yang menjadi sasaran untuk program bedah rumah. Rencananya setelah dana dari pusat turun, pekerjaan perbaikan rumah dilakukan secara swadaya oleh masyarakat," kata Sahabuddin.<br /><br />Menurut ia, Dinsosnaker akan mentransfer langsung dana tersebut kepada pemilik rumah, namun sebelumnya telah dilakukan pengecekan data secara valid sesuai hasil inventarisasi di lapangan.<br /><br />Sedangkan pengawasan guna menjamin pekerjaan perbaikan rumah itu selesai dan tepat sasaran, Dinsosnaker Bontang akan memberikan mandat dan kewenangan kepada ketua RT setempat untuk melakukan pengawasan dengan estimasi waktu pekerjaan selama dua bulan.<br /><br />Selain dana APBN, lanjut Sahabuddin, Pemkot Bontang juga mengusulkan dana pendamping dalam APBD Perubahan 2015 untuk keperluan biaya tranportasi dan akomodasi material bangunan ke wilayah pesisir tersebut.<br /><br /> Menurut ia, bantuan program bedah rumah dari pemerintah pusat ini untuk mengakomodasi aspirasi warga pesisir yang mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan pendapatan pas-pasan, bahkan masih ada yang kekurangan.<br /><br />"Ini memang peluang yang baik dan harus kita sambut dengan baik pula, sehingga hasilnya dapat dirasakan warga pesisir," ujar Sahabuddin. (das/ant)</p>