Border Tak Ada, Jalan Tanpa Status Makin Tak Jelas

oleh

Belum di bangunan border di Perbatasan Sintang-Malaysia, berpengaruh besar pada pembangunan jalan tanpa status menuju perbatasan. Mengingat, perbaikan jalan tersebut hanya mengandalkan dana pemerintah kabupaten saja yang terhitung masih sangat minim. <p style="text-align: justify;">“Belum adanya border, memang membuat perbaikan jalan jomblo hanya mengandalkan dana kabupaten. Saat ini, usulan agar jalan tersebut di ubah menjadi jalan negara memang sudah kita sampaikan, namun belum ada tanggapan,” ungkap Milton Crosby kepada kalimantan-news, belum lama ini.<br /><br />Menurutnya untuk perbaikan jalan tersebuto, memang di ibaratkan makan buah simalakama. <br />&lt;br />“Tak di bangun salah, maudi bangun dana kita tak mencukupi. Tetapi kita terus berbuat sesuai dengan kemampuan dana yang ada. Baik melalui UPJJ atau melalui perusahaan,” katanya.<br /><br />Ditambahkannya, dengan adanya perubahan status menjadi jalan negara, maka alokasi dana APBN untuk membangun jalan perbatasan tentu akan di kucurkan.<br /><br />“Kalau ada anggaran dari APBN, maka penanganan jalan tanpa yang di ubah status menjadi jalan negara tentu akan lebih baik penanganannya,” jelas Milton.<br /><br />Soal upaya pemerintah daerah meyakinkan pusat kalau perbatasan perlu di bangun, sebetulnya telah di bahas dalam Sosek Malindo.<br /><br />“Dalam rapat sosek malindo beberapa hari terakhir, hal ini sudah di sampaikan. Namun, sampai saat ini belum bisa di tertukan entry poin di perbatasan Sintang-Malaysia. Untuk di Sintang, kita sudah menetapkan desa jasa, namun malaysia kita belum tahu,” katanya.<br /><br />Soal pembangunan Border, Milton membeberkan kalau pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan seribu hektar.<br /><br />“Kita juga sudah menyaipkan lapangan helipad di Jasa. Mengenai kapan realisasinya, saya tak bisa memastikan, karena hal ini nmenjadi ranah pusat. Yang jelas, bila border di bangun, maka status jalan akan menjadi jalan negara yang di bangun oleh APBN,” pungkasnya.<strong>(*)</strong></p>