Home / Tak Berkategori

Border Tak Ada, Jalan Tanpa Status Makin Tak Jelas

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2011 - 07:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belum di bangunan border di Perbatasan Sintang-Malaysia, berpengaruh besar pada pembangunan jalan tanpa status menuju perbatasan. Mengingat, perbaikan jalan tersebut hanya mengandalkan dana pemerintah kabupaten saja yang terhitung masih sangat minim. <p style="text-align: justify;">“Belum adanya border, memang membuat perbaikan jalan jomblo hanya mengandalkan dana kabupaten. Saat ini, usulan agar jalan tersebut di ubah menjadi jalan negara memang sudah kita sampaikan, namun belum ada tanggapan,” ungkap Milton Crosby kepada kalimantan-news, belum lama ini.<br /><br />Menurutnya untuk perbaikan jalan tersebuto, memang di ibaratkan makan buah simalakama. <br />&lt;br />“Tak di bangun salah, maudi bangun dana kita tak mencukupi. Tetapi kita terus berbuat sesuai dengan kemampuan dana yang ada. Baik melalui UPJJ atau melalui perusahaan,” katanya.<br /><br />Ditambahkannya, dengan adanya perubahan status menjadi jalan negara, maka alokasi dana APBN untuk membangun jalan perbatasan tentu akan di kucurkan.<br /><br />“Kalau ada anggaran dari APBN, maka penanganan jalan tanpa yang di ubah status menjadi jalan negara tentu akan lebih baik penanganannya,” jelas Milton.<br /><br />Soal upaya pemerintah daerah meyakinkan pusat kalau perbatasan perlu di bangun, sebetulnya telah di bahas dalam Sosek Malindo.<br /><br />“Dalam rapat sosek malindo beberapa hari terakhir, hal ini sudah di sampaikan. Namun, sampai saat ini belum bisa di tertukan entry poin di perbatasan Sintang-Malaysia. Untuk di Sintang, kita sudah menetapkan desa jasa, namun malaysia kita belum tahu,” katanya.<br /><br />Soal pembangunan Border, Milton membeberkan kalau pemerintah daerah sudah menyiapkan lahan seribu hektar.<br /><br />“Kita juga sudah menyaipkan lapangan helipad di Jasa. Mengenai kapan realisasinya, saya tak bisa memastikan, karena hal ini nmenjadi ranah pusat. Yang jelas, bila border di bangun, maka status jalan akan menjadi jalan negara yang di bangun oleh APBN,” pungkasnya.<strong>(*)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H
Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025
Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur
Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak
Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas
Asisten 1, Hadiri Raker dan Ramah Tamah Camat Dedai Dengan Kades dan Ketua BPD Se Kecamatan Dedai
Sekda Sintang Kecewa Realisasi Anggaran Pemkab Sintang Tahun 2025 Hanya 81,59 Persen
Realisasi APBD 2025 Kecil, Bupati Sintang Minta OPD Sering Rapat Evaluasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

Pemkab Malinau Mulai Persiapan Pelaksanaan Safari Ramadhan 1477 H

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:57 WIB

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB

Bupati Barito Utara Resmikan Pemancangan Tiang Listrik di Empat Desa Teweh Timur

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:15 WIB

Polres Sintang Kenalkan Rambu Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:12 WIB

Unit Kamsel Sat Lantas Polres Sintang Gelar Penyuluhan Keliling di Sejumlah Titik Rawan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kepala Desa Paal, H. Sukarman saat menerima Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus. (Dedi Irawan)

Berita

Hebat! Desa Paal Tembus 3 Besar Nasional PDKA 2025

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:57 WIB