BPBD Kalteng: 24.287 Warga Menderita ISPA

oleh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalimantan Tengah mencatat sebanyak 24.287 warga provinsi setempat menderita infeksi saluran pernafasan akut (Ispa) akibat pekatnya kabut asap. <p style="text-align: justify;">"Jumlah penderita ISPA tersebut merupakan data dua bulan terakhir, yakni Agustus dan September 2014, yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota," kata Kepala BPBD Kalteng Mochtar di Palangka Raya, Senin.<br /><br />Dikatakan bahwa penderita ISPA terbanyak berada di Kabupaten Kapuas mencapai 4.654 orang, Kota Palangka Raya 4.440 orang, Kotawaringin Timur total 2.594 orang, Barito Timur total 1.922 orang dan Katingan 1.816 orang.<br /><br />Barito Selatan 1.672 orang, Kotawaringin Barat 1.540 orang, Murung Raya 1.167 orang, Sukamara 1.058 orang, Pulang Pisau 924 orang, Gunung Mas 838 orang, Lamandau 709 orang, Barito Utara 571 orang, dan Seruyan 382 orang.<br /><br />"Kabut asap akibat kebakaran lahan semakin parah dan mengganggu kesehatan masyarakat. Ini harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan," kata Mochtar.<br /><br />Ia menyarankan masyarakat yang merasa menderita batuk-batuk dan gangguan pernafasan segera memeriksakan kesehatan ke puskesmas atau rumah sakit agar tidak semakin parah.<br /><br />"Kalau keluar rumah juga harus menggunakan masker, apalagi sekarang kabut asap semakin pekat. Jangan lupa minum air putih yang banyak supaya imunitas kita terjaga," saran Muchtar.<br /><br />Dia mengimbau semua pihak agar tidak lagi membakar lahan dengan alasan apapun, karena kondisi Provinsi Kalteng sudah sangat memprihatinkan akibat tebalnya kabut asap.<br /><br />"Jangan pernah lagi membakar lahan, karena akibatnya bukan hanya untuk anda tapi juga untuk orang lain. Yang membakar enak saja karena lahannya cepat bersih tapi masyarakat lain yang ikut menghirup asapnya sampai sakit," demikian Mochtar. <strong>(das/ant)</strong></p>