BPBD Kutai Timur Bentuk Tim Pemetaan Bencana

oleh

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur, berencana akan membentuk tim pemetaan lokasi bencana di beberapa kecamatan didaerah ini, untuk mengetahui dan memetakan lokasi yang rawan bencana dan penanganannya. <p style="text-align: justify;">Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur, H. Zainuddin Aspar, Rabu mengatakan tim pemetaan yang nantinya akan dibentuk melibatkan berbagai perangkat daerah dan dinas/instansi serta TNI/Polri.<br /><br />Ia mengatakan, tim yang nanti dibentuk terdiri dari SKPD seperti, Dinas Kehutanan, Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Dinas Pengendalian Lahan dan Tata Ruang PLTR, dan juga melibatkan TNI/Polri dan lainnya.<br /><br />"Ini perlu melibatkan banyak unsur yang terkait dengan masalah pemetaan bencana, karena ketika terjadi bencana banyak pihak yang terlibat saat penanggulangan,, baik bencana air banjir, kebakaran maupun musibah dan bencana lainnya," kata H.Zainuddin Aspar.<br /><br />Mantan Kepala Bagian Hukum Setkab Kutai Timur ini mengatakan, tim ini baru akan aktif bekerja pada tahun 2013 mendatang, karena saat ini belum memiliki dana cukup melakukan kegiatan dilapangan.<br /><br />Karena tim ini belum aktif, makanya sampai sekarang ini, BPBD Kutai Timur belum memiliki dan belum mengetahui letak dan posisi daerah yang rawan bencana diberbagai kecamatan dan desa di Kutai Timur.<br /><br />"Kita belum miliki data akurat lokasi dan daerah yang setiap tahun rawan bencana, karena belum melakukan pemetaan secara akurat," ujar Zainuddin Aspar didamping Edhi Bharoto Kabid Kedaruratan Logistik dan Nur Ali Kabid Rehabilitasi. .<br /><br />Ia mengatakan, Kutai Timur terdapat 18 kecamatan dan beberapa kawasan dinilai potensi terjadi musibah.<br /><br />Tahun depan, selain akan melakukan pemetaan kawasan bencana di 18 kecamatan, BPBD Kutai Timur juga akan meningkatkan sumber daya manusia melalui pembinaan dan pelatihan penanganan saat terjadi musibah, katanya.<br /><br />"Kan rata-rata pegawai kami masih minim pengalaman, wawasan dan pengetahui mengenai cara dan tugas sebagai anggota BPBD," ujar Zainuddin juga dibenarkan, Helmi Kabid Kesiap Siagaan BPBD Kutai Timur.<br /><br />Mudah-mudahan nantinya didukung anggaran yang cukup,sehingga program berjalan dengan baik terutama masalah sarana dan prasana untuk mendukung kegiatan di lapangan bisa terpenuhi, katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>