Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur menyiapkan bantuan berupa bantuan sembako untuk 300 Kepala Keluarga (KK) atau 1.200 jiwa korban banjir di Desa Mawai Indah dan Desa Batu Timbau Kecamatan Batu Ampar. <p style="text-align: justify;">Kepala Bidang Logistik Kedaruratan dan Peralatan BPBD Kutai Timur Drs H Syafranuddin, di Sangatta, Kutai Timur, Kamis (2/5), mengatakan, pihaknya sedang memprsiapkan sembako untuk segera disalurkan kepada korban banjir di dua desa di Kecamatan Batu Ampar itu, "Paket sembako berisi mie instan, minyak goring dan beras dan lainnya akan segera kami salurkan melalui camat dan dua kepala desa," kata Drs H Syafranuddin.</p> <p style="text-align: justify;">Menurut Drs H Syafranuddin yang akrab disapa Ivan mengatakan, beberapa desa di daerah pedalaman yang dilanda banjir dan mengakibatkan rumah warga terendam, namun sejauh ini kami belum mendapatkan laporan dan data dari pemerintah setempat.</p> <p style="text-align: justify;">Ia mengatakan, terdapat banyak rumah penduduk terendam banjir akibat sungai di daerah itu meluap, namun pihaknya tidak bisa memberikan bantuan kalau belum ada laporan dan data dari pemerintah kecamatan dan atau pemerintah desa.</p> <p style="text-align: justify;">"Saat ini baru laporan dan data dari camat batu ampar yang masuk,sehingga yang disiapkan hanya untuk 300 kepala keluarga atau 1.200 jiwa. Hari ini sembako diserahkan�katanya menambahkan.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Camat Kecamatan Batu Ampar, Darmansyah mengatakan, sebanyak 300 rumah warga di dua desa yang masih terendam itu sangat membutuhkan bantuan sembako dan tenda untuk tidur.</p> <p style="text-align: justify;">"Sudah tiga hari warga 300 KK ini atau 1.200 jiwa tinggalkan rumah karena air sudah setinggi hampr 1 meter. Mereka lari ke rumah keluarga atau mendirikan tenda di bukit," kata Camat Darmansyah.</p> <p style="text-align: justify;">Lapangan bola sudah terendam setinggi 1 meter dan rumah-rumah warga terendam semua, jadi warga keluar rumah dan mendirikan tenda di bukit untuk istirahat dan ada juga tinggal dirumah warga dan keluarga yang rumahnya berada di dataran tinggi.</p> <p style="text-align: justify;">"Jadi saya sampaikan bahwa saat ini warga korban banjir didua desa itu membutuhkan bantuan sembako dan obat nyamuk terpal dan obat-obatan. Dan sembako yang dibantu BPBD akan segera kami antar agar warga tidak kekurangan makanan," ujarnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>


















