BPK Buntok: Program KUR Dihentikan Sementara Waktu

oleh
oleh

Bank Pembangunan Kalimantan Tengah Cabang Buntok, Kabupaten Barito Selatan menghentikan sementara program Kredit Usaha Rakyat bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah di wilayah tersebut. <p style="text-align: justify;">"Hal tersebut berdasarkan instruksi dari BPK pusat di Palangka Raya beberapa waktu lalu dan ini berlaku se Kalteng," kata Kasi Pemasaran BPK Cabang Buntok, Syukur Haryono, di Buntok, Kamis.<br /><br />Menurut dia, diberhentikannya program itu untuk sementara waktu lantaran jumlah tunggakan dari sisa pengembalian kredit yang telah digulirkan mencapai 8 persen.<br /><br />"Padahal idealnya, jumlah tunggakan antara kredit yang diberikan dengan jumlah pengembalian yang masuk secara keseluruhan maksimal 5 persen," ucap Syukur Haryono.<br /><br />Ia menjelaskan, untuk jumlah plafon dana yang telah digulirkan bagi UMKM diwilayah Barsel hingga tahun 2014 lalu sebesar Rp12,2 miliar dan sisa pengembalian kreditnya hingga saat ini sebesar Rp6,2 miliar.<br /><br />"Kalau dihitung dari sisa pengembalian tersebut, jumlah tunggakannya yang saat ini tercatat mencapai kurang lebih Rp500 juta," kata dia.<br /><br />Oleh karena itu, pihaknya mulai triwulan akhir pada tahun 2014 lalu telah memfokuskan untuk melakukan penagihan terhadap sisa kredit yang belum dikembalikan tersebut.<br /><br />"Bagi UMKM yang saat ini ingin mengajukan pinjaman tidak melalui program itu lagi, melainkan melalui jalur umum yang prosesnya tidak seperti program KUR, " demikian Syukur Haryono. (das/ant)</p>