BPMR Tawarkan Program Siaran Gratis Untuk Radio Di Senaning

oleh
oleh

Wacana pengibaran bendera Malaysia di perbatasan beberapa waktu lalu, yang sempat menggegerkan publik di Nasional khususnya Jakarta, telah membuat keprihatinan yang mendalam dari berbagai pihak. <p style="text-align: justify;">Pertanyaan seputar nasionalis masyarakat diperbatasan bermunculan, meskipun perihal yang sebenarnya bukanlah masalah nasionalis akan tetapi lebih kepada keprihatinan akan ketimpangan pembangunan di wilayah tersebut.<br /><br />Adalah Tim Pengembang Program Siaran Radio Pendidikan di Balai Pengembangan Media Radio (BPMR), salah satu UPT milik Pustekkom Kemdiknas yang menyampaikan keprihatinannya dengan wacana yang menggegerkan tersebut.<br /><br />Melalui surat elektronik (e-mail) yang ditujukan kepada redaksi kalimantan-news, BPMR menyatakan akan memberikan bantuan gratis berupa program siaran radio yang dapat dipergunakan sebagai bahan siaran bagi radio komunitas perbatasan yang ada di Ketungau Hulu. <br /><br />Bantuan gratis program siaran tersebut totalnya sebanyak 821 judul dari 11 program yang ada di radio edukasi tersebut.<br /><br />Kepada kalimantan-news.com, Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Sekda Kabupaten Sintang AM.Hermato yang dihubungi menyambut positif keinginan dari BPMR tersebut.<br /><br />“Kita sangat berterima kasih atas perhatian dari pihak BPMR dan kita akan lakukan komunikasi lagi kepada mereka,” kata Hermanto, Minggu (08/08/2011).<br /><br />Hermanto menambahkan, pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari tawaran tersebut dengan membicarakannya kepada Dinas Pendidikan dan Bupati Sintang. <br /><br />“Kita akan pelajari program mana yang paling cocok untuk di siarkan di daerah setempat. Tapi yang jelas kita menyambut positif tawaran tersebut,” lanjutnya.<br /><br />Selama ini, ungkap Hermanto radio Komunitas Perbatasan yang ada di Senaning belum memiliki program yang permanen untuk disebarluaskan ke masyarakat setempat. Padahal, lanjutnya tujuan dari keberadaan radio tersebut adalah untuk membangun  semangat kebangsaan di perbatasan melalui program-program yang sangat edukatif.<br /><br />Sementara itu Ko-ordinator Komunikasi Informasi Masyarakat Perbatasan, Ambrosius Murjani senada dengan Kabag Inkom menyatakan gembira dan sangat terbantu dengan adanya keinginan BPMR untuk memberikan bantuan program siaran yang sudah jadi.<br /><br />“Itu memang sangat menolong kita, dan setidaknya akan memacu kita dalam membuat program tersendiri untuk masyarakat perbatasan,” jelasnya.<br /><br />Dirinya juga mengharapkan, BPMR tidak hanya sebatas memberikan bantuan program, akan tetapi juga membagikan ilmu mereka dalam hal pengembangan radio termasuk cara-cara pembuatan program.<br /><br />“Terus terang kita disini sangat awam terhadap hal tersebut, jadi kita harus perlu banyak belajar dan berlatih,” ungkapnya.<br /><br />Dirinya juga berharap, BPMR dapat hadir di Sintang khususnya di Radio Senaning untuk melihat langsung kondisi wilayah dan masyarakat setempat, sehingga BPMR dapat memperoleh gambaran seperti apa program yang cocok untuk di siarkan.<br /><br />“Intinya kita berharap muatan lokal lebih mendominasi sehingga mudah diterima masyarakat, tanpa mengabaikan muatan lainnya,” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>