Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor wilayah Kalimantan Barat mengglar penandatanganan nota kesepakatan bersama tentang pengadaan penyediaan masalah pertanahan, penyelesaian sertifikat tanah serta penyerahan sertifikat tanah Bandara Tebelian dari Kanwil Kalbar kepada Bupati Sintang, Selasa (18/12/2013) di Pendopo rumah jabatan bupati Sintang. <p style="text-align: justify;">Kepala BPN Kanwil Kalbar Gusmin Tuarita dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sintang yang telah memfasilitasi acara ini. Selain itu Gusmin Tuarita juga menyampaikan banyaknya tugas yang diemban pihaknya. <br /><br />“Di Kalbar penyelesaian Prona sebanyak 12.000 persil. Khusus di Sintang prona sebanyak 1.000 persil. Banyaknya beban kerja ini, belum diimbangi dengan SDM yang ada. Di Sintang menyelesaikan prona sebanyak itu, hanya didukung oleh tiga orang juru ukur, namun demikian di Sintang dan Melawi hingga saat ini sudah dapat menyelesaikan prona lebih dari 90 persen,” ucapnya. <br /><br />Lebih lanjut menurut Gusmin, Mou ini bertujuan untuk membenahi urusan pertanahan di dua kabupaten diwilayah Timur Kalbar. Selama ini urusan pertanahan yang tidak jarang menimbulkan konflik dimasyarakat sehingga menimbulkan korban harta bahkan nyawa. <br /> <br />Peran serta aparat penegak hukum, dalam urusan pertanahan dianggap penting, demi meminimalisir konflik-konflik itu sehingga diharapkan kedepan tidak terjadi lagi insiden yang menimbulkan kerugian yang tidak sedikit itu. <br /> <br />Mou ini juga sebagai lanjutan dari birokrasi pertanahanan yang sudah dimulai dilakukan sejak Tahun 2006, ini ditandai dengan keluarnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2006 tentang BPN. Jelas gusmin<br /><br />Sementara Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si mengatakan penyerahan sertifikat yang di serahkan oleh BPN Kanwil Kalbar merupakan sertifikat hak pakai bandara Tebelian, dan selanjutnya nanti akan kita serahkan kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia.<br /><br />Selain itu kegiatan ini sekaligus bentuk kerja sama pengurusan tahan kepada Kapolres Sintang, Kapolres Melawi, dan Kajari Sintang, ini menjadi program kita bersama.<br /><br />Ini merupakan komitmen pemerintah dalam kepengurusan hak-hak tanah terhadap pemiliknya.<br />“Saya juga bersyukur tiga desa di Kabupaten Sintang sudah mendapatkan prona mencapai 90 persen. Dan di harapkan pada bulan Februari mendatang kepengurusan prona tersebut dapat di selesaikan”. Harap bupati<br /><br />Kusus Bandara Tebelian menurut bupati, yang sudah di sertifikatkan 142,8 hekter dan sisanya menyusul.<br />Kenapa demikian karena, bandara Tebelian ini nantinya luasnya akan mencapai 300 hektar, dan kita akan membuat dua landasan pacu yang di bangun. <br /><br />Yang pertama kita bangun ini panjangnya 3 kilo meter, dan mudah-mudahan kedepannya kita mendapat bantuan dana dari APBN untuk menambah satu lagi landasan pacu kembali, yang penting kita siapkan lahan dulu, jangan sampai kedepannya kita ingin menambah lahan untuk bandara, lahannya sudah habis dan mahal.<br />“ini semua kita persiapkan untuk menyambut terbentuknya Provinsi Kapuas Raya di wilayah Timur Kalbar” jelas bupati. <br /><br />Hadir dalam acara ini sejumlah pejabat antara lain yaitu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Kalbar, Gusmin Tuarita, SH, M.Hum, Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si, Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Setyanto Hermawan, SH, M.Hum, Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Riono Budisantoso, SH, MA, Kapolres Sintang, AKBP Veris Septiansyah, Kapolres Melawi, AKBP Nowo Winarti, Kepala BPN Sintang, H Syamsuria, SE, Kepala BPN Melawi, Sigit Wahyudi, sejumlah Kepala SKPD dilingkungan Setda Sintang, serta sejumlah undangan lainnya. <strong>(das)</strong></p>


















