BPS Sintang Terus Kejar Selesaikan Entry Data P3S

oleh

Kegiatan lapangan Pendataan Program Perlindungan Sosial yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang sudah berakhir, petugas hingga kemarin masih terus melakukan entry data hasil pendataan. <p style="text-align: justify;">“Sementara sudah 10 kecamatan yang datanya masuk ke kabupaten untuk di entry, sisanya masih ditangani kecamatan,” kata Buyung Sukowati, Kepala BPS Kabupaten Sintang pada kalimantan-news.com.<br /><br />Menurutnya, data yang di entri memang agak rumit sehingga dalam satu jam petugas hanya bisa memasukkan 12-15 data rumah tangga. Namun demikian target waktu yang ditetapkan untuk akhir entri data itu tidak akan bisa terpenuhi sehingga pihaknya sudah meyurati BPS Provinsi untuk meminta perpanjangan waktu.<br /><br />“Entry data yang sudah masuk baru 21680 rumah tangga, kalau ditotal baru sekitar 50 persen rampung proses entrinya dari target awal 47 ribu,” jelasnya.<br /><br />Belum kelarnya entri data ini membuat sejumlah pekerjaan pendataan rutin seperti survey sosial ekonomi nasional ikut terkendala terutama untuk entri data hasil susenas.<br /><br />“Susenas triwulan ketiga ini sedang berjalan juga, jadi bersamaan sehingga prioritas tetap menyelesaikan PPLS ini dulu,” jelasnya.<br /><br />Menurutnya Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS), pertama kali dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2008 yang ditujukan untuk pemutakhiran basis data Rumah Tangga Sasaran Bantuan Langsung Tunai (RTS BLT) yang datanya telah digunakan pemerintah untuk berbagai program perlindungan sosial.<br /><br />“Tahun ini PPLS dilakukan untuk mendapatkan 40 persen daftar nama dan alamat rumah tangga dengan kondisi sosial ekonomi terbawah secara nasional, data ini nantinya akan dijadikan basis data terpadu untuk program perlindungan sosial,” imbuhnya.<br /><br />Ia mencontohkan data terpadu yang memuat daftar nama dan alamat bisa digunakan dalam program penanggulangan kemiskinan seperti Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), Program Keluarga Harapan (PKH), Beras untuk Orang Miskin (Raskin), Program Beasiswa dan lainnya. <strong>(phs)</strong></p>