Buku Inventaris Sekolah Banyak Yang Rusak Berat

oleh

Bagi para siswa, buku pelajaran sangatlah penting. Untuk itu pihak sekolah diharapkan dapat memperhatikan serta merawat buku-buku pelajaran sekolah yang dibagikan kepada para siswanya. Sebaliknya, siswa juga dimintakan untuk bertanggung jawab menjaga buku-buku milik sekolah yang dipinjamkan. <p style="text-align: justify;">Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang Y.A.T Lukman Riberu, guna menanggapi keluhan orangtua murid, ketika mendapati buku-buku pelajaran yang dibagikan ke siswa dalam keadaan rusak berat.<br /><br />“Saya mengharapkan kedua belah pihak baik sekolah maupun pelajar dapat merawat serta bertanggung jawab terhadap buku-buku sekolah. Buku-buku tersebut adalah sumber ilmu dan inventaris sekolah yang harus diperhatikan,” ungkapya pada kalimantan-news.com beberapa waktu lalu.<br /><br />Menurut Lukman, sebelum buku-buku tersebut dibagikan, pihak sekolah harus memperkatikan kondisinya, dan tidak langsung membagikan kepada murid dalam keadaan yang rusak.<br /><br />“Jika tidak, buku yang rusak akan tambah rusak,” paparnya.<br /><img style="vertical-align: bottom;" src="../../data/foto/imagebank/20110922094628_FE38CCC.JPG" alt="" /><br />Selain itu, saat buku dikembalikan juga harus dilihat kembali kondisinya.<br /><br />“Apabila buku yang dikembalikan tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat dibagikan, maka sekolah dapat meminta kepada siswa yang bersangkutan untuk memperbaikinya,” kata Lukman.<br /><br />Sementara itu, salah satu orang tua murid, Herlina kepada kalimantan-news.com mengaku kesal dengan kondisi buku pinjaman sekolah anaknya yang rusak berat. Menurutnya, dari 7 buku yang dipinjamkan sekolah, hanya 3 yang masih lumayan kondisinya.<br /><br />“Bayangkan, seperti apa buku yang anak saya terima. Semua isinya cerai berai. Ada covernya yang sudah hilang atau sobek-sobek, ada yang masih lengkap tapi berantakan kondisinya,” ungkap Herlina yang anaknya bersekolah di SMPN 1 Sintang kelas VIII.<br /><br />Bahkan, lanjutnya tahun sebelumnya dirinya juga telah memperbaiki beberapa buku pinjaman sekolah yang rusak berat.<br /><br />“Tahun lalu juga begitu. Beberapa buku yang dipinjamkan rusak dan saya perbaiki dengan menempelkan karton dicover dalam buku, serta menyampulnya. Bagaimana dunia pendidikan kita mau maju kalau buku pelajaran yang sumber ilmu rusak seperti ini. Saya mengharapkan pihak sekolah dapat memperhatikan hal tersebut.” pungkasnya. <strong>(*)</strong></p>