Bulog Ditugaskan Jaga Stok Gula Pasir

oleh

Kepala Perum Bulog Divre Kalimantan Barat Karyawan Gunarso mengakui pihaknya hanya ditugaskan oleh Kementerian Perdagangan untuk menjaga stok dan stabilisasi harga gula pasir. <p style="text-align: justify;">"Tidak ada maksud lain. Saya yakin izin impor gula pasir untuk Bulog oleh pemerintah sudah melalui atau berdasarkan kecukupan dan kebutuhan akan gula pasir dalam negeri," kata Karyawan Gunarso di Pontianak, Senin.<br /><br />Ia menjelaskan Bulog mulai 2014 diberikan tugas oleh Kementerian Perdagangan untuk penyediaan stok gula pasir melalui dua jenis yakni dari dalam negeri yang dipasok dari Jawa Timur, dan impor gula pasir dari Thailand.<br /><br />Gula impor asal Thailand saat ini berada di Medan yang diprioritaskan untuk di Pulau Sumatera, sementara di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan gula pasir di daerah timur Indonesia, salah satunya di Provinsi Kalbar.<br /><br />"Tidak mungkin pemerintah mengizinkan atau menugaskan Bulog untuk impor gula pasir, tanpa memperhitungkan stok dalam negeri. Saya yakin pemerintah sudah mempertimbangkan jumlah produksi dan kebutuhan dalam negeri," ungkap Gunarso.<br /><br />Gunarso menambahkan kebutuhan gula pasir untuk nasional sekitar 250 ribu ton/bulan, sementara untuk Provinsi Kalbar sekitar lima ribu ton/bulan.<br /><br />"Hingga saat ini realisasi impor gula pasir dari Thailand oleh Bulog baru sekitar 20 ribu ton. Untuk gula pasir dalam negeri baru terealisasi sekitar 12 ribu ton," katanya.<br /><br />Kepala Perum Bulog Divre Kalbar menyatakan dalam rangka menekan harga gula pasir di Kalbar tidak naik drastis menjelang Lebaran, selain menjual ke pedagang, pihaknya juga menggelar pasar murah.<br /><br />"Kami menjual gula pasir pada pasar murah itu seharga Rp10.500 /kilogram. Sehari rata-rata gula pasir yang terjual satu hingga dua ton yang dijual di depan Kantor Perum Bulog Divre Kalbar di Jalan Sultan Syarif Abdurrachman," katanya.<br /><br />Pihaknya, menurut dia, juga siap melayani permintaan masyarakat dalam satu komplek atau kawasan untuk dilakukan pasar murah, untuk beras dan gula pasir.<strong> (das/ant)</strong></p>