Bulog Kapuas Siap Serap Beras Petani

Kepala Perum Bulog Sub Divisi Regional Kapuas, Kalimantan Tengah, Fauzan Tamami menyatakan pihaknya siap menyerap beras petani sebanyak-banyaknya sesuai standar harga pembelian pemerintah. <p style="text-align: justify;">"Bulog Kabupaten Kapuas siap membeli beras petani lokal sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) Rp5.560 per kilogram," katanya di Kuala Kapuas, Rabu.<br /><br />Meskipun ia tidak menyebut berapa alokasi dana yang disiapkan untuk membeli beras petani lokal, namun Bulog Kapuas serius membeli beras petani di daerah ini melalui mitra kerjanya.<br /><br />Ia mengatakan harga sebesar Rp5.560 per kilogram tersebut hanya untuk jenis beras kelas medium ke bawah, karena memang target penyerapan beras Bulog untuk jenis beras tersebut.<br /><br />Meskipun demikian, kata dia, beras dibeli tersebut harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pada tingkatan harga tersebut.<br /><br />Standar kualitas yang harus dipenuhi mulai dari kadar air sebesar 14 persen, butir patah 20 persen, menir dua persen, dan derajat susut 95 persen.<br /><br />Kalau standar kualitas beras tidak terpenuhi, pihaknya tidak dapat menerima beras tersebut, karena itu standar kualitas beras mutlak harus dipenuhi.<br /><br />Ia juga mengatakan dana yang telah disiapkan untuk membeli beras petani dengan standar HPP dimaksudkan bukan hanya untuk mengejar stok, tetapi juga memberikan penawaran pilihan bagi petani padi dalam memasarkan hasil panennya.<br /><br />"Dengan anggaran yang telah tersedia, Bulog siap membeli beras petani lokal berapa pun banyaknya melalui mitra kerja," katanya.<br /><br />Stok beras di Bulog Kapuas saat ini sekitar 2.000 ton dengan asumsi jumlah stok tersebut akan dapat bertahan kurang lebih tiga bulan.<br /><br />"Jumlah stok tersebut kami asumsikan mampu bertahan kurang lebih t<br />"Jumlah stok tersebut kami asumsikan mampu bertahan kurang lebih tiga bulan, namun kami akan terus melakukan penambahan stok beras di Bulog Kapuas," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>