Bulog: Penyaluran Raskin Di Landak Nol Persen

oleh

Kepala Perum Bulog Divre Kalimantan Barat, Haryo Bawono menyatakan, selama hampir empat bulan, periode Januari hingga April 2012, penyaluran beras miskin (Raskin) di Kabupaten Landak masih nol persen. <p style="text-align: justify;">"Kami tidak mengetahui secara pasti kenapa hingga memasuki bulan keempat tahun 2012, penyaluran Raskin di Kabupaten Landak masih nol persen," kata Haryo Buwono saat menghadiri evaluasi penyaluran program Raskin di Kota Pontianak, Kamis.<br /><br />Ia menjelaskan, pihaknya memang hanya berwenangan mendistribusikan raskin ke kabupaten/kota, setelah itu penyaluran raskin dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota setempat, melalui camat, lurah maupun desa-desa.<br /><br />"Kami berharap penyaluran raskin sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan agar masyarakat yang berhak menerima raskin menjadi tidak menunggu terlalu lama," kata Haryo.<br /><br />Data Bulog Divre Kalbar mencatat total penerima raskin di Kalbar sebanyak 346.675 rumah tangga sasaran (RTS) dengan jumlah titik pendistribusian sebanyak 1.343 titik di seluruh Provinsi Kalbar.<br /><br />Pada keadaan normal, masyarakat menerima raskin sebanyak 15 kilogram setiap bulan. Dengan adanya perlakuan khusus, masyarakat menerima 30 kilogram dalam satu bulan, katanya.<br /><br />"Saat ini penyaluran Raskin sepanjang 2012 tertinggi di Kota Pontianak sebesar 98 persen, dan terendah atau nol persen di Kabupaten Landak," ungkapnya.<br /><br />Data Bulog Divre Kalbar, mencatat, hingga saat ini penyaluran raskin untuk tingkat Provinsi Kalbar baru mencapai 55 persen atau dibawah angka nasional sebesar 82 persen.<br /><br />Sementara untuk penyaluran Raskin tingkat kabupaten/kota tahun 2012, tertinggi di Kota Pontianak 98 persen dan terendah, di Kabupaten Landak nol persen, kemudian Kabupaten Pontianak 78,60 persen, Kubu Raya 58,73 persen, Sambas 75,48 persen, Bengkayang 78,42 persen, Kota Singkawang 84,42 persen, Kabupaten Ketapang 32,33 persen, Kayong Utara 68,73 persen, Sintang 25,05 persen, Melawi 61,89 persen, Sanggau 60,61 persen, Sekadau 41,49 persen, dan Kapuas Hulu 88,39 persen. <strong>(phs/Ant)</strong></p>