Bulu Tangkis – Dua Pemain Rebut Delapan Gelar Super Series

oleh

Dua pemain Djarum Kudus Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad meraih delapan gelar kejuaraan bulu tangkis internasional sekelas super series dan super series premier selama 2013 menyusul berakhirnya kejuaraan Hong Kong Terbuka beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">Ketua PB Djarum Kudus Yoppy Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan, Mohammad Ahsan di nomor ganda putra berpasangan dengan Hendra Setiawan meraih empat gelar sedangkan Tontowi Ahmad di nompor ganda campuran berpasangan dengan Liliyana Natsir juga meraih empat gelar.<br /><br />Gelar yang diraih Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan adalah Malaysia Open Super Series, Indonesia Open Super Series, Singapore Open Super Series, dan Jepang Open Super Series, sedangkan gelar yang diraih Tontowi/Liliyana adalah All England Super Series Premier, India Open Super Series, Singapore Open Super Series, dan China Open Super Series Premier.<br /><br />Ketika ditanya apakah mereka akan mendapatkan penghargaan dari Djarum Kudus terkait prestasi yang mereka raih pada 2013 ini, dia mengatakan, tidak karena pemberian penghargaan itu tidak secara akumulasi selama setahun tetapi per kejuaraan.<br /><br />"Usai pemain meraih gelar pada suatu kejuaraan seperti All England atau kejuaraan dunia, kita langsung memberikan penghargaan kepada mereka. Jadi penghargaan itu diberikan per turnamen," katanya.<br /><br />Berdasarkan laman Djarum Kudus, selama 2013 ini Indonesia meraih 10 gelar [ada turnamen sekelas super series dan super series premier. Dari 10 gelar tersebut, delapan dari Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kemudian dua lagi dari Tommy Sugiarto yang menjadi juara pada Singaopre Open Super Series kemudian pasangan Markis Kido/Gidion Marcus Fernaldi juara di Prancis Terbuka Super Series.<br /><br />Prestasi yang dicapai pemain Indonesia pada ini membuktikan adanya peningkatan yang sifnifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2012, Indonesia hanya meraih empat gelar juara melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (dua gelar), Markis Kido/Hendra Setiawan (satu gelar), dan Simon Santoso (satu gelar).<br /><br />Pencapaian 10 gelar ini menyamai pencapain terbaik Indonesia pada 2008. Pada waktu itu gelar tersebut dipersembahkan pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan (2 gelar), Sony Dwi Kuncoro (3 gelar), Vita Marissa/Liliyana Natsir (satu gelar), dan Muhammad Rijal/Vita Marissa (1 gelar).<br /><br />Turnamen setingkat super series dan super series premier ini diperkenalkan sejak 2007 dan Indonesia meraih 10 gelar (2008), lima gelar (2009), dua gelar (2010), dua gelar (2011), empat gelar (2012), dan 10 gelar (2013). <strong>(das/ant)</strong></p>