Bupati Balangan Jadi Pengurus Dewan Adat Dayak

oleh

Bupati Balangan Kalimantan Selatan Sefek Effendie masuk kepengurusan Dewan Adat Dayak periode 212-2017. <p style="text-align: justify;">Dia mengatakan di Paringin, ibukota Balangan, Senin, telah dilantik dan dikukuhkan secara resmi sebagai salah satu Anggota Dewan Pertimbangan dalam kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) Balangan.<br /><br />"Pelantikan dan pengukuhan dilakukan di Banjarmasin pada Sabtu (28/4) lalu berbarengan dengan kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I Dewan Adat Dayak (DAD) Kalsel di Banjarmasin," ujarnya.<br /><br />Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Agustin Teras Narang yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Tengah.<br /><br />Ia mengatakan, dalam kegiatan Rakerda I DAD Kalsel tersebut, DAD Balangan mengirimkan utusan sebanyak 30 orang.<br /><br />"Dalam kegiatan tersebut, Balangan dipercaya menampilkan salah satu kebudayaan tradisional Dayak Balangan, yaitu Tari Giring-Giring," katanya.<br /><br />Dengan kepengurusan baru di tubuh DAD Balangan diharapkan dapat lebih mengakomodasi dan memfasilitasi aspirasi dan keinginan masyarakat adat Dayak.<br /><br />Ia menambahkan, saat ini masih banyak aspirasi masyarakat adat Dayak yang belum terakomodasi dan tertampung secara maksimal.<br /><br />"DAD Balangan juga dapat menjadi mediator bila seandainya terjadi konflik terutama konflik yang menyangkut wilayah adat Dayak," katanya.<br /><br />Peran DAD Balangan sebagai penengah dalam konflik yang terjadi di masyarakat adat Dayak saat ini dinilai masih kurang.<br /><br />Karena itulah, diharapkan ke depannya DAD Balangan dapat lebih meningkatkan peran sebagai mediator dan lembaga yang mengayomi masyarakat adat Dayak setempat.<br /><br />Pada kegiatan Rakerda I DAD Kalsel itu, perusahaan pertambangan nasional PT Adaro Indonesia menyerahkan bantuan berupa satu unit mobil ambulans.<br /><br />Bantuan diserahkan langsung oleh General Manager Officer (GMO) PT Adaro Indonesia Priyadi dan diterima oleh Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Agustin Teras Narang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>