Bupati Barito Utara Sampaikan Rancangan APBD 2011

oleh

Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Achmad Yuliansyah menyampaikan rancangan kebijakan umum anggaran, prioritas serta plafon sementara Anggaran Pendapatamn dan Belanda Daerah tahun 2011 kepada DPRD setempat. <p style="text-align: justify;"><br />"Rancangan Anggaran Pendapatamn dan Belanda Daerah (APBD) ini sejalan dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan anggaran berbasis kinerja yang penyusunannya secara partisipasi, transparan, keadilan efektif dan efisien," kata Achmad Yuliansyah di Muara Teweh, Kamis. <br /><br />Menurut Yuliansyah, rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD tahun 2011 ini merupakan salah satu dokumen formulasi kebijakan penganggaran sebagai kebijakan mengenai target pencapaian kinerja yang terukur serta kebijakan pendapat, belanja dan pembiayaan. <br /><br />Prioritas pembangunan pada rancangan KUA dan PPAS 2011, kata dia, disesuaikan dengan tri sukses pembangunan daerah yakni meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, membangun jalan dan jembatan dan memberikan sarana pendidikan dan kesehatan yang murah dan berkualitas serta didukung pembangunan bidang lainnya. <br /><br />"Kami berharap rancangan KUA dan PPAS APBD ini dapat dibahas dan disepakati bersama sebagai dasar penyusunan RAPBD 2011 antara tim anggaran eksekutif dan legislatif," katanya. <br /><br />Yuliansyah menjelaskan, dalam rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD Kabupaten Barito Utara tahun anggaran 2011 untuk pendapatan sebesar Rp531,9 miliar yang bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp21,5 miliar, dana perimbangan Rp476,8 miliar dan lain-lain pendapatan yang sah Rp33,6 miliar. <br /><br />Sedangkan untuk belanja dialokasikan mencapai Rp569,1 miliar untuk kegiatan belanja langsung Rp291,7 miliar, belanja tidak langsung Rp227,4 miliar dan pembiayaan Rp37,2 miliar. <br /><br />"Program yang dianggarkan pada 2011 nanti merupakan kelanjutan dari prioritas tahun sebelumnya, dengan penekanan atau penajaman skala prioritas setiap sektor dan subsektor," katanya. <br /><br />Bagi pemerintah di kabupaten pedalaman Sungai Barito ini, perencanaan pembangunan tahun 2011 mempunyai nilai strategis, karena menjadi titik tolak ukur perencanaan yang sekaligus sebagai tantangan untuk mewujudkan tuntutan dan harapan masyarakat sesuai dengan sumber daya yang dimiliki oleh daerah sebagai proses penentuan masa depan. <br /><br />"Untuk itu diharapkan bagi kita semua agar dapat mengambil langkah-langkah untuk mempercepat proses pembahasan KUA dan PPAS APBD 2011 ini," katanya.<strong> (das/ant)</strong></p>