Bupati Buka Kontes Burung Berkicau

oleh

Pembukaan Kontes Burung Berkicau Bupati Cup ditandai dengan penggantungan sangkar burung diarena kontes kicau burung, dengan sebanyak 18 kelas yang di adakan oleh Sintang Bird Club atau kicau mania Sintang dalam Kontes Burung Berkicau Bupati Cup yang pertama kali diadakan di tahun 2016 ini, bertempat di halaman depan Gedung Olahraga Apang Semangai Sintang, Minggu (29/5). <p style="text-align: justify;">Tak hanya masyarakat Kabupaten Sintang saja yang menjadi kontestan Kicau Burung ini, akan tetapi dari seluruh penjuru Kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, seperti Melawi, Sekadau, Sanggau, Kapuas Hulu, dan beberapa Kabupaten lainnya.<br /><br />Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, pemerintah Daerah sangat mendukung dengan adanya kegiatan seperti ini, karena selain menyalurkan bakat dan hobi nya masing-masing tetapi juga bisa mengambil sisi positifnya, serta dapat menghilangkan rasa stress yang sedang dihadapi, berdasarkan penelitian, terdapat sejumlah Rumah Sakit di luar negeri sana, banyak Rumah Sakit yang diteras-teras ruangan rumah sakit terdapat burung kicau, sebab kicauan burung tersebut bisa menyembuhkan penyakit, dengan cara agar pikiran bisa tenang. Ungkap Bupati Sintang tersebut.<br /><br />Lanjut Jarot, tentunya dengan diadakan kontes kicau burung ini, semoga para pehobi, pecinta kicau burung bisa menciptakan, menjaga, melestarikan, menjaga satwa yang unik ini, secara keseluruhan dan secara langsung bahwa para kicau mania sebutan bagi pecinta kicau burung dapat memelihara lingkungan satwa.”kata Jarot.<br /><br />“saya berharap, kepada panitia agar dapat memberikan nilai apa adanya, berikan nilai secara efektif, adil, dan sesuai dengan kondisi burung yang diperlombakan, kepada yang kalah, untuk tidak berkecil hati, harus tetap optimis, bahwa kontes burung ini semata-mata bukan sekedar kontes biasa, akan tetapi membawa kita kearah yang lebih positif untuk menjalin tali silaturahmi antar sesama para kicau mania, dan pemerintah daerah akan mencari lahan, tempat untuk arena kontes kicau burung, tentunya ini akan menjadi lebih meriah lagi diadakan setiap tahunnya.” Tambah Jarot.<br /><br />Kemudian Ketua Panitia penyelenggara, Jumadi mengatakan, kegiatan ini tentunya atas kehendak bapak Bupati Sintang yang telah memberikan waktu dan kesempatan dalam penyelenggaraan Kontes Burung Berkicau Bupati Cup ini sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar, harapan kami dari pihak panitia, Sintang Bird Club, dan para kicau mania agar kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahunnya, demi melestarikan satwa, dan menjalin silaturahmi antar pemilik burung dengan berbagai jenisnya. Ungkapnya.<br /><br />Terpisah, salah satu panitia burung kicau Bupati Cup, Rosriana mengatakan, ada 18 kelas yang diperlombakan, seperti Murai Batu Borneo kelas A, Kacer kelas A, Cucak Hijau kelas A, Kenari, Cucak Jenggot/Kapas Tembak, Lovebird kelas A, Pleci kelas A, Murai Batu Open kelas B, Kacer kelas B, Cucak Hijau kelas B, Serindit, Love Bird kelas C,  Pleci kelas D, Murai Batu Open kelas C, Kacer  kelas C, Cucak Hijau kelas D, pentetm dan kelas Campuran Bebas, selain itu sisi penilaian yaitu dinilai suara kicauannya, apakah terdengar jelas, kemudian gerak-geriknya aktif saat berkompetisi, dan banyak mungkin penilaian yang dinilai oleh tim juri yang didatangkan dari Pontianak tersebut, jika beberapa kriteria tersebut terpenuhi maka bisa dimenangkan oleh para kontestan yang mengikutinya. Ungkap Ria, sapaan akrabnya.</p>