Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH pada Selasa (19/07/2011) membuka pelatihan teknis Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) bagi pengurus Gapoktan dan penyuluh pendamping yang dilaksanakan di Aula SKB II Putussibau dan diikuti sebanyak 38 orang yang terdiri dari penyuluh pendamping Gapoktan PUAP sebanyak 14 orang, dan pengurus Gapoktan PUAP yang terdiri dari Ketua dan Bendahara Tahun Anggaran 2011 sebanyak 24 orang. <p style="text-align: justify;">Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kapuas Hulu Rojaliansyah, Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan Kapuas Hulu Nusantara Gawat, S.Sos,MM, Kepala BP4K Kabupaten Kapuas Hulu Robertus Jantan Gampa, SH dan sejumlah Unsur Muspida lainnya di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kapuas Hulu. <br /><br />Ketua Tim Teknis PUAP Kabupaten Kapuas Hulu Robertus Jantan Gampa, SH mengatakan PUAP merupakan bagian dari pelaksanaan program PNPM-Mandiri melalui bantuan modal usaha dalam menumbuhkembangkan usaha agribisnis sesuai dengan potensi pertanian desa sasaran. <br /><br />PUAP merupakan program pemberdayaan petani yang tidak bisa akses dalam mendapatkan pembiayaan PD lembaga keuangan, program PUAP dirancang untuk merubah petani pelaku usaha sub sistem tradisional menjadi petani modern yag berwawasan agribisnis.<br /> <br />PUAP juga merupakan program pemberdayaan dan bukan bantuan lagsung tunai (BLT), dana BLM PUAP adalah dana stimulasi penguatan modal bagi Gapoktan PUAP untuk membiayai usaha tani anggotanya, dengan adanya dana BLM PUAP maka kedepan diharapkan Gapoktan PUAP dapat tumbuh dan berkembang menjadi lembaga ekonomi keuangan mikro agribisnis pedesaan, dana BLM PUAP merupakan banknya Gapoktan di Pedesaan, serta program PUAP juga merupakan perekat bagi program lain yang ada didesa tersebut.<br /> <br />Sedangka tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut guna untuk meningkatkan kemampuan penyuluh pendamping dalam memfasilitasi Gapoktan PUAP dan pemecahan masalah, da meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pengurus Gapoktan PUAP dalam mengelola usaha agribisnis. <br /><br />“Demi termujudnya kesejahteraan masyarakat melalui PUAP diharapkan adanya dukungan dari semua pihak baik masyarakat maupaun Pemerintah Daerah,” ujarnya. <br /><br />Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH pada kesempatan itu menghimbau kepada pengurus gapoktan penerima dana BLM PUAP tahun 2011 untuk benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya, sehingga tumbuh dan berkembang kemadirian kelembagaan petani yang tangguh dan professional dalam mengelola usaha agribisnisnya dan pada akhirnya kehidupan masyarakat lebih sejahtera.<br /> <br />Karena dijelaskan Nasir bahwa PUAP yang berdiri sejak tahun 2008 tersebut bertujuan untuk mengurangi agka kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan kemampuan pelaku usaha agribisnis, pengurus gapoktan, penyuluh pendamping dan penyelia mitra tani, memberdayakan kelembagaan tani, serta meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi tani. <br /><br />Dikatakan Nasir dalam melakukan pembinaan, pengawalan monitoring dan evaluasi pelaksanaan PUAP di Kabupaten Kapuas Hulu belum didukung dengan dana yang memadai sehingga tim teknis PUAP Kapuas Hulu belum dapat bekerja secara optimal, untuk itu mohon kepada semua pihak dapat memberikan sport (dukungan) hubungan kerjasama yang sinergi dan harmonis kepada tim teknis PUAP Kabupaten. <br /><br />“Kedepan Kita berharap sampai Tahun 2014 agar kuoata Desa PUAP di Kabupaten Kapuas Hulu dapat bertambah sehingga jumlah desa miskin denga adanya program PUAP dapat berkurang,” Harap Nasir serius. <strong>(phs)</strong></p>














