Bupati Kapuas Hulu, A.M Nasir, SH, Selasa (08/11/2011) secara resmi melantik Emmanuel Haraan Ryanto STh, sebagai Direktur PDAM Kapuas Hulu yang baru. Ryanto akan menjabat sebagai Direktur PDAM periode 2011 – 2015 menggantikan pejabat sebelumnya, Abdul hamid Kahar SSos ST. <p style="text-align: justify;">Pelantikan yang dilaksanakan di Halaman Kantor PDAM Putussibau tersebut dihadiri Ketua DPRD Kapuas Hulu Ade M Zulkifli, S.Sos, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Yusuf Habibi, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Dhani Kritianto, SIK Danyon 644/Walet Sakti Putussibau Let.Kol.Inf. Anggitn Exton Yustiawan oleh sejumlah Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian yang ada di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, serta sejumlah Tokoh Masyarakat, Adat,Pemuda dan sejumlah undangan lainnya.<br /><br />Dalam sambutannya, Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH mengharapkan dengan dilantiknya Direktur baru ini mudah-mudahan memberikan motivasi dan semangat baru. Jabatan yang diembat, kata Bupati merupakan amanah. "Apa yang diperbuat mesti dipertangungjawabkan kepada masyarakat, pemerintah dan Tuhan," tegasnya. <br /><br />Tiadak hanya itu kata Nasir bahwa tugas dan masalah pasti sudah menunggu direksi yang baru. Ada beberapa hal dan catatan agar dapat mengoptimalkan bekerja keras guna lebih baik. Harus dapat memupuk kebersamaan dan keharmonisan, krn dapat meningkatkan semangat kerja lebih baik. <br /><br />"Kerjasama yang baik dengan staf, sehingga bisa bersinergi untuk melayanan konsumen," ujarnya.<br /><br />Permasalahan di PDAM memang rumit. Namun bila persoalan dikerjakan bersama akan dapat diatasi. "Karena PDAM milik masyarakat dan pemerintah. Berhasil atau tidak PDAM kedepannya merupakan tanggungjawab bersama," jelasnya. <br /><br />Selaku Bupati, Nasir meminta agar Direksi baru untuk membuat telepon khusus pengaduian konsumen. Sehingga bila ada masalah di masyarakat mengenai air dapat menelepon langsung ke PDAM. <br /><br />"Masih banyak kecamatan yang belum ada PDAM. Atau pun ada PDAM, namun air tidak mengalir. Ini juga sebagai catatan dan harap dievaluasi agar kedepannya lebih baik," ungkapnya. <br /><br />Dijelaskannya, bahwa seleksi PDAM yang dilakukan sebelumnya bukan wewenang bupati. Namun pihaknya bekerja sama dengan Untan untuk menyeleksi direktur PDAM yang baru. Sehingga proses seleksi ini sudah sesuai aturan. Selain itu Nasir juga meminta kepada Direktur baru untuk memiliki terobosan dan program untuk memajukan PDAM, sehingga kedepannya PDAM lebih berkualitas.<br /><br />”Buat terobosan baru dengan lebih meningkatakan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat merasa puas tanpa mengabaika kualitas PDAM itu sendiri,” pintanya.<strong>(phs)</strong></p>


















