Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Ir HM Mawardi MM menginstruksikan kepada camat di daerah itu untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat setempat tentang pengolahan lahan tanpa bakar (PLTB). <p style="text-align: justify;">"Melakukan pengawasan, pengendalian dan penyuluhan kepada warga masyarakat agar dalam pembukaan lahan dan pekarangan tidak melakukan pembakaran," katanya di Kuala Kapuas, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan hal itu pada Apel Siaga Antisipasi Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan dalam Wilayah Kabupaten Kapuas Tahun 2011, yang berlangsung di Stadion Olahraga Pananjung Tarung.<br /><br />Penyuluhan tersebut dalam rangka mengoptimalkan upaya antisipasi kebakaran hutan lahan dan pekarangan diwilayah kecamatan, katanya.<br /><br />Camat didaerah itu juga diinstruksikan untuk melakukan koordinasi antar unsur musyawarah pimpinan kecamatan dengan melibatkan pihak aparatur pemerintah desa/kelurahan.<br /><br />Kemudian melibatkan perusahaan besar swasta, pemuka masyarakat, pemuka adat dan pemuka agama secara terpadu dan terintegrasi untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan pengendalian kebakaran hutan, lahan dan pekarangan diwilayah kecamatan masing-masing.<br /><br />Membentuk pos simpul komando (Posko) terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan, pekarangan di tingkat kecamatan. "Mempersiapkan sarana dan prasaran pendukung yang ada diwilayah kecamatan," katanya.<br /><br />Selanjutnya melakukan langkah antisipasi dan pengendalian kebakaran dikawasan perkebunan besar maupun perkebunan rakyat.<br /><br />Ia mengatakan perlu dilakukan pencegahan melalui kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.<br /><br />Kebijakan tersebut sebagai solusi terhadap kebiasaan masyarakat yang membuka lahan dan pekarangan dengan cara membakar yang dikhawatirkan dapat menimbulkan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan.<br /><br />Bupati Mawardi optimis mampu memberikan pemahaman kepada petani sehingga menjadi petani yang menetap dan secara bersamaan program PLTB akan terus disosialisasikan.<br /><br />"Hingga suatu saat nanti tidak ada lagi masyarakat yang membuka lahan baru untuk sawah, lahan, kebun termasuk pemeliharaan dan pembersihan lahan dan pekarangan dengan cara membakar," demikian Bupati Mawardi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>














