Bupati Kotabaru Intruksikan Aparat Waspadai Napi Kabur

oleh

Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan, H Irhami Ridjani mengintruksikan semua aparat mulai Ketua RT, lurah, hingga camat untuk mewaspadai masuknya napi yang kabur ke wilayah masing-masing. <p style="text-align: justify;">"Saya minta mewaspadai pendatang baru untuk menghindari masuknya enam orang dari delapan Napi yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kotabaru," katantya di Kotabaru, Kamis.<br /><br />Bupati meminta RT, RW, Kepala Desa/lurah, hingga camat untuk mengenali wajah napi yang masih buron, agar jangan sampai masuk ke wilayahnya.<br /><br />"Apabila ada melihat wajah napi yang buron segera melaporkan kepada Polisi, dan segera tangkap karena itu membahayakan," tegasnya.<br /><br />Irhami juga meminta setiap RT meningkatkan sitem keamanan lingkungan (Siskamling), guna menghindari masuknya orang yang tidak dikenal, khususnya napi yang masih buron.<br /><br />Ia berharap, enam napi yang masih buron segera tertangkap kembali karena sudah meresahkan masyarakat luas.<br /><br />Syukur, lanjut Bupati, satu dari tujuh napi yang buron sudah tertangkap di Pulaulaut Timur pada Sabtu (4/1) dini hari.<br /><br />"Kabarnya, sisanya masih berkeliaran di Pulaulaut," tandasnya.<br /><br />Sebelumnya, Kapolres Kotabaru Ajun Komisaris Besar Polisi Rizal Irawan, mengatakan, Polres Kotabaru mengerahkan 100 personilnya, untuk membantu Lapas Kotabaru memburu tujuh dari delapan napi yang belum tertangkap.<br /><br />"Selain itu, satu kompi Briomob dan Polisi dari Polres Tanah Bumbu juga dikerahkan untuk menangkap kembali napi yang lepas," kjarnya.<br /><br />Mereka dikerahkan di titik yang memungkinkan untuk menjadi pelarian dari napi yang kabur pada Minggu sekitar pukul 16.00 Wita tersebut, misalkan, pelabuhan, terminal dan tempat-tempat yang memungkinkan untuk dijadikan tempat bersembuyi atau pelarian.<br /><br />Kapolres mengimbau, napi yang kabur untuk menyerahkan diri, sebelum ditangkap petugas.<br /><br />Petugas Kepolisian akan bertindak tegas, dan terukur terhadap napi yang berhasil ditangkap.<br /><br />Rizal mengimbau masyarakat yang mengetahui persembuyian napi yang kabur tersebut diharapkan untuk melaporkan kepada petugas kepolisian, ia juga mengancam masyarakat yang berusaha untuk menutupi keberadaan atau persembuyian napi dengan tindakan tegas.<br /><br />Kepala Lapas Kotabaru Ahmad Junaidi melalui Kasi Pembinaan Suryanto, mengatakan, satu dari delapan orang tersebut berhasil diringkus di belakang Rumah Sakit Umum Kotabaru," katanya.<br /><br />Sementara itu, delapan Napi yang kabur, enam orang penghuni blok B, yakni, Mareno, Pandu, Jambri, Junet, Sabri dan Haris.<br /><br />Penghuni Blok D, dan Blok A masing-masing satu orang, yakni, Marben dan Eko.<br /><br />Sedangkan Sabri, berhasil ditangkap oleh petugas dibantu masyarakat di belakang Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru. Sebelum melarikan diri, mereka sempat menyekap satu petugas jaga. <strong>(das/ant)</strong></p>