Home / Tak Berkategori

Bupati Kotim Prihatin Petani Alih Fungsikan Sawah

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2013 - 01:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Supian Hadi mengaku prihatin makin banyaknya petani di daerah itu yang mengalihfungsikan sawah menjadi perkebunan kelapa sawit. <p style="text-align: justify;">"Saya tidak memiliki kewengan melarang agar lahan tersebut untuk tidak ditanami kelapa sawit, sebab sawah itu sepenuhnya milik petani," kata Bupati Kotim Supian Hadi di Sampit, Jumat.<br /><br />Meski demikian ia mengimbau kepada petani agar tetap mempertahankan sawahnya untuk ditanami padi, supaya produksi beras di daerah itu dapat lebih ditingkatkan, sebab beras merupakan kebutuhan pokok masyarakat.<br /><br />Banyak keuntungan jika petani tetap mempertahankan sawahnya di tanamin padi, selain mendukung program pemerintah untuk dapat berswasembada beras, petani juga tidak repot-repot membeli beras karena setiap panen petani bisa menyisihkan sebagian hasilnya untuk kebutuhan sendiri.<br /><br />Sawah dapat ditanami berbagai macam sayuran sebagai tanaman selingan, seperti kacang, jagung atau jenis sayuran lainnya.<br /><br />"Tanah juga tidak rusak atau kesuburan tanah tetap terjaga dibandingkan dengan tanah yang telah ditanami kelapa sawit,"ujarnya.<br /><br />Menurut Supian Hadi, pemerintah juga lebih memperhatikan sawah yang ditanami padi ketimbang lahan yang ditanami kelapa sawit.<br /><br />Bagi petani yang menanam padi, pemerintah akan memberikan bantuan bibit maupun peralatan pendukung lainnya, bahkan pupuk juga diberikan subsidi.<br /><br />"Kami imbau kepada petani yang belum terlanjur mengalihfungsikan sawahnya menjadi perkebunan kelapa sawit untuk mempertimbangkan dan mengurungkan niatnya dan tetap mempertahankan sawahnya untuk ditanami padi," katanya.<br /><br />Pemilik sawah yang dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit diperkirakan akan menyesal, sebab harga buah kelapa sawit diprediksi akan turun akibat banyaknya kebun kelapa sawit yang panen secara bersamaan. <strong>(das/ant)</strong></p>

Berita Terkait

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026
Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang
Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu
Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial
Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh
Besi Pengaman Jembatan Melawi II Dicuri, Infrastruktur Vital Dibobol: Polisi Buru Pelaku
DPMPTSP Sintang Sediakan Berbagai Saluran Pengaduan untuk Tingkatkan Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Sintang Pimpin Rapat Pembahasan Pengaduan PBG

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:09 WIB

Pemkab Sintang Tegaskan Kerjasama Pemerintah dan Masyarakat Menjadi Kunci Sukses Pengamanan Idul Fitri 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:52 WIB

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:46 WIB

Wabup Sintang Hadiri Safari Ramadhan PHBI Sintang di Masjid Darusalam Desa Merarai Satu

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:23 WIB

Camat Montallat Apresiasi PT TOP Group Gelar Buka Puasa Bersama dan Salurkan Bantuan Sosial

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:16 WIB

Sengketa Lahan Adat Libatkan Perusahaan Tambang, Perkara Muliadi Cs Bergulir di PN Muara Teweh

Berita Terbaru

Eksekutif

Wabup Sintang Hadiri Peninjauan Lokasi TMMD di Masuka Sintang

Kamis, 5 Mar 2026 - 20:52 WIB