Home / Tak Berkategori

Bupati Kubu Raya : Sikapi Positif Isu Penculikan

- Jurnalis

Selasa, 8 Maret 2011 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengemukakan, maraknya isu penculikan anak belakangan ini perlu disikapi secara positif yakni dengan meningkatkan pengawasan orang tua kepada anak. <p style="text-align: justify;">"Selama ini orang menjadi resah karena menanggapi negatif isu tersebut, namun tidak bisa dimungkiri hal itu juga membawa hal positif bagi masyarakat," kata Muda Mahendrawan di Sungai Raya, Kalimantan Barat, Selasa. <br /><br />Menurut dia, sejak beredarnya isu melalui pesan layanan singkat (SMS) tersebut, tingkat pengawasan orang tua terhadap anak-anaknya yang semula melemah menjadi semakin kuat. <br /><br />Ia menambahkan, orang tua yang semula tidak menjemput anaknya saat pulang sekolah atau sering terlambat, sekarang makin meningkatkan kewaspadaan dan perhatiannya. <br /><br />"Dengan demikian, kasih sayang orang tua makin dirasakan oleh anak-anak mereka," kata Muda. <br /><br />Belum lagi bagi orang tua yang biasanya tidak peduli jika anak-anak mereka pulang malam, sekarang mencegahnya. "Itu akan menambah frekuensi berkumpulnya suatu keluarga dan berimbas pada semakin harmonisnya hubungan keluarga," kata Muda. <br /><br />Dampak lainnya yang dirasakan adalah saat ini masyarakat lebih waspada dan sebagian besar sudah mengaktifkan kembali Poskamling yang berdampak pada makin terciptanya kerukunan warga karena menjaga daerah mereka secara bersama-sama. <br /><br />"Tidak bisa dibantah bahwa hal itu makin memberikan hasil positif dari maraknya pesan SMS yang meresahkan warga tersebut," kata Muda. <br /><br />Namun, ia meminta masyarakat di kabupaten itu tetap tenang dan tidak mudah terprovoksi menanggapi isu-isu pemakaian organ tubuh anak-anak melalui SMS yang disebarkan oknum tertentu. <br /><br />"Anggap angin lalu saja. Warga dan anak-anak terutama yang sekolah diminta tetap melakukan aktivitas sehari-hari," kata Bupati. <br /><br />Ia menambahkan, jika masyarakat mengambil sisi positif dari SMS tersebut, tentu masyarakat akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti saling mencurigai apa lagi melakukan tindakan di luar norma hukum. <br /><br />Pemkab Kubu Raya telah membuat surat edaran yang ditujukan kepada camat, kades dan UPT di kabupaten itu. <br /><br />Sementara itu Ketua DPRD Kubu Raya Sujiwo menilai, beredarnya isu sesat tersebut karena ada oknum yang ingin mengganggu dan mengacaukan suasana di Kalbar yang sudah kondusif ini. <br /><br />"Sebetulnya isu ini sudah lama. Sejak kecil saya juga sudah mendapatkan cerita seperti itu dan kebenarannya diragukan. Yang pasti, masyarakat jangan mudah terprovokasi, karena sangat tidak mugkin ada pencuri ingin mengambil organ tubuh manusia," katanya. <br /><br />Oleh karena itu, sambungnya, para kepala desa, tokoh masyarakat dan warga harus saling memberikan informasi secara benar. Jangan sampai kejadian tiga nyawa yang melayang karena salah informasi terjadi di Kabupaten Kubu Raya. <br /><br />"Ini jangan disepelekan. Warga harus diberi informasi benar. Ini tugas kita semua terutama perangkat seperti camat, desa hingga perangkat terbawah sekalipun," tuturnya. <br /><br />Ketua DPC PDI-P Kubu Raya itu menambahkan, di daerah pedalaman SMS tersebut masih memunculkan ketakutan masyarakat. Bahkan di beberapa tempat, ada sekolah libur selama empat hari. Ada juga ibu-ibu atau masyarakat karena takut, enggan pergi bekerja di ladang atau sawah. <br /><br />Ia kemudian bercerita sewaktu kecil, ada pembangunan mega proyek seperti jembatan baru selalu dikaitkan dengan isu penculikan dan potongan tubuh manusia. "Waktu dahulu, orang tua mengkaitkannya dengan pola pergerakan komunis," kata dia. <br /><br />Isu itu dihembuskan apabila ada pembangunan proyek besar dan baru termasuk menjelang panen. <br /><br />"Pokoknya jangan terlalu jauh mengaitkannya. Yang penting, kita semua jangan percaya itu," tegasnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan
Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat
Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif
Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu
Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal
Training ESQ Leadership Hari Kedua, Pemkab Barito Utara Perkuat 7 Budi Utama dan Tata Kelola Akuntabel
Api Menjilat Jalan Provinsi, Asap Karhutla Lumpuhkan Arus Nanga Pinoh–Kota Baru
Persekutuan Guru Kristen PAUD, PNF dan IKBM Malinau Menggelar Perayaan Natal Bersama 

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:23 WIB

Bupati Sintang Terima CSR Rehab Jembatan Sebungkang Dedai Dari Investasi Perkebunan

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:17 WIB

Bupati Bala Ajak Dinkes, RSUD dan Puskesmas Berinovasi dan Berikan Layanan Terbaik Untuk Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:40 WIB

Akselerasi Pelayanan Publik, DKISP Gelar Workshop Pengembangan Dashboard Eksekutif

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:28 WIB

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:33 WIB

Sekprov Kaltara Safari Perangkat Daerah, Pastikan Pelayanan Publik Makin Optimal

Berita Terbaru

Sekadau

Kabag OPS Polres Sekadau Kunker Ke PT. KBP Belitang Hulu

Rabu, 21 Jan 2026 - 17:28 WIB