Bupati: Media Diminta Beritakan Soal Pembangunan Katingan

oleh
oleh

Bupati Kabupaten Katingan Drs Duwel Rawing meminta media massa di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) selalu menyiarkan berita pembangunan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">Ini dimaksudkan untuk mendukung percepatan program pembangunan bangsa di kabupaten yang hampir sepuluh dimekarkan, katanya ketika membuka konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Katingan di Kasongan, Sabtu.<br /><br />Bupati Duwel mengatakan, ketika seorang wartawan menulis berita yang mengandung kritik namun terkadang tidak berimbang, minim data dan faktanya sehingga menimbulkan asumsi keliru di kalangan pembaca karena penyajiannya tidak diiringi data akurat.<br /><br />"Oleh sebab itu, kami mengharapkan terjadi perubahan pemberitaan mengenai kebijakan pembangunan daerah ini di masa mendatang, termasuk berita kritik konstruktif untuk memberi informasi objektif positif kepada masyarakat," katanya.<br /><br />Duwel mengatakan, pihaknya tidak melarang wartawan membuat berita yang mengkritik, sebab itu memang sudah merupakan tugas dalam mengawasi kinerja pemerintah. Namun hendaknya pemberitaan itu dibuat secara berimbang dan sesuai dengan kondisi serta data lengkap.<br /><br />Apabila tulisan yang disiarkan isinya hanya setengah-setengah dan datanya tidak lengkap tentu itu akan membuat masyarakat bingung sehingga bukan bernilai edukasi, tapi justru sebaliknya menimbulkan asumsi yang belum tentu benar di kalangan pembaca.<br /><br />"Oleh karena itu, kami berharap hendaknya wartawan di kawasan ini bekerja sama secara baik dengan jajaran pemerintah daerah untuk mendapat dan menyampaikan berita yang benar berdasarkan data dan fakta serta berimbang untuk masyarakat," ucapnya.<br /><br />Ia juga mengungkapkan, terkadang suatu permasalahan yang terjadi di daerah, beritanya ditulis tapi tidak dikupas secara lengkap akurat sehingga asumsi masyarakat menjadi keliru, apalagi jika hal tersebut berhubungan dengan kebijakan pejabat daerah.<br /><br />Hal ini membuat tindakan pejabat dalam mengambil suatu keputusan berdasarkan peraturan tidak bisa dipahami secara benar oleh pembaca, katanya sambil menambahkan, kritik konstruktif sangat diharapkan sebagai salah satu upaya mempercepat pembangunan.<br /><br />Wartawan profesional Ketua PWI Cabang Kalteng Sutransyah mengatakan, seorang wartawan harus bekerja sesuai dengan kode etik jurnalistik, dan tidak memiliki kepentingan pribadi dalam mengulas suatu berita.<br /><br />"Sebagai seorang wartawan harus bisa bekerja secara profesional. Maksudnya sebelum melakukan penulisan harus bisa mengumpulkan data akurat sesuai fakta di lapangan, yang kemudian disiarkan dengan bahasa jurnalistik," katanya.<br /><br />Ini penting dilakukan, sehingga ketika ada yang merasa keberatan dengan berita tersebut dapat dipertanggung jawabkan, selain tentunya berita yang dibuat dan disiarkan tersebut juga harus berimbang dengan narasumber jelas, tambahnya.<br /><br />Pada bagian lain Sutransyah mengharapkan, hubungan PWI dengan Pemda Katingan yang harmonis selama ini hendaknya terjalin lebih akrab karena antara PWI dan Pemda saling memerlukan terkait dengan penyebaran informasi pembangunan kepada masyarakat.<br /><br />Sutransyah mengatakan, PWI dan Pemda juga memiliki tujuan yang sama, yakni membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat. Program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah tidak diketahui masyarakat manakala tidak ditulis dan diberitakan media. <strong>(das/ant)</strong></p>