Bupati Meninjau Fasilitas Wisata Rohani Bukit Kelam

oleh
oleh

Jumat (04/11/2011), Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si meninjau jalan dan bangunan wisata Rohani milik Keuskupan Sintang di Kecamatan Kelam Permai. <p style="text-align: justify;">Bangunan tersebuat rencanannya akan diresmikan pada 19 Nopember 2011 yang akan datang.<br /><br />Turut hadir dalam rombongan, Ketua TP-PKK Kabupaten Sintang Ny. Kati Evelina Milton, S.Sos, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Drs. Askiman, MM, Kabag Umum, A.Biong, M.Si, Kepala Inspektur Drs. A.Tilla, M.Si, Kasat Pol PP, Simon Patanduk, anggota DPRD Kabupaten Sintang, Toni S.Sos, M.Si, Sandan, S.Sos.<br /><br />Di wisata rohani rombongan di terima langsung oleh Romo Endi, disana rombongan di bawa melihat beberapa fasilitas antara lain, ruang rapat, ruang tamu, kamar tidur, dapur, ruang makan, tempat menyediakan suovenir dan beberapa  vasilitas lainnya.<br /><br />Romo Endi saat di wawancara kalimantan-news.com mengatakan bangunan ini nantinya akan diresmikan pada tanggal 19 Nopember 2011 bertepatan dengan 50 tahun keuskupan Sintang.<br /><br />Rencananya peresmian beberapa fasilitas yang ada di kawasan Wisata Rohani ini menurut penjelasan Romo Endi,  Duta Besar Vatikan untuk Indonesia dipastikan datang serta Uskup dan pastor seluruh Indonesia akan hadir, jelasnya.<br /><br />Sementara Bupati Sintang, Drs. Milton Crosby, M.Si, usai meninjau lokasi  saat diwawancara mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan apresiasi kepada Keuskupan Sintang yang telah peduli terhadap wisata ini, khususnya Wisata Rohani.<br /><br />Lebih lanjut dikatakanya Pemkab Sintang dalam hal ini membantu perbaikan jalan (pengaspalan) masuk kawasan Wisata Rohani serta Gardu untuk listrik.<br />"Kalau untuk jalan Pemkab Sintang telah menganggarkan dari APBD dua kali yang pertama dulu dananya berkisar Rp 800 juta dan untuk kali ini kita anggarkan dalam APBD 2011 Rp 1,69 Miliar" jelasnya.<br /><br />Untuk kedepannya kita akan mengalokasikan dana lagi untuk pembebasan lahan untuk jalan keluar, karena yang sudah ada ini cuma jalan masuk dan jalan keluarnya belum punya, ini semua kita lakukan demi keselamatan para pengunjung yang keluar masuk,  ungkapnya. <strong>(*)</strong></p>