Bupati Minta Masyarakat Waspadai Musim Kemarau

oleh

Sudah dua minggu lebih hujan tak mengguyur bumi Sintang. Meski, kini musim tidak menentu, namun ketiadaan curah hujan menjadi pertanda bahwa musim kemarau tengah menghampiri Kalbar. <p style="text-align: justify;">Satu tanda yang paling nampak adalah surutnya air sungai baik sungai Kapuas maupun sungai Melawi. Sehubungan dengan masuknya musim kemarau tahun ini, bupati Sintang Milton Crosby menghimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai hal negatif sebagai akibat terjadinya kemarau. <br /><br />“Saya menghimbau masyarakat dan perusahaan untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Jangan juga membuang puntung rokok sembarangan, karena bisa jadi yang dianggap sepele itu justru menjadi bahaya besar. Jangan juga membakar sampah dengan tidak diawasi,”ungkap bupati Milton Crosby mengingatkan masyarakat saat ditemui di kediaman dinasnya baru-baru ini. <br /><br />Menurut bupati, suhu yang panas akan sangat mudah memicu terjadinya kebakaran. Apalagi ditambah dengan hembusan angin yang akhir-akhir ini agak kencang.</p> <p style="text-align: justify;">“Membakar lahan boleh saja, tapi harus dibuatkan sekat pengaman agat api tidak menjalar ke tempat lain,”ingatnya. <br /><br />Selain menghimbau tentang antisipasi kebakaran pada musim kemarau, bupati juga meminta masyarakat hemat BBM. Sebab pada musim kemarau, air sungai akan surut dan menyebabkan tongkang pembawa BBM tidak bisa berlabuh di kawasan depot pertamina Sintang. tapi harus dibongkar di kabupaten Sanggau. <br /><br />“BBM akan agak susah karena harus diangkut dari Sanggau, maka saya himbau untuk sementara agar masyarakat lebih hemat BBM dan tidak melakukan perjalanan yang kurang perlu,”pesannya. <br /><br />Musim kemarau juga memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan masyarakat. Di akhir musim kemarau, umumnya terjadi peneybaran penyakit menular. Seperti diare atau jeni penyakit menular lain yang dibawa oleh vector. <br /><br />“Orang tau harus ingatkan anak untuk tidak jajan sembarangan, karena bisa memicu terjadinya diare,”ujarnya.<br /><br />Selain itu, tahuu 2012 ini merupakan siklus tiga tahunan penyakit demam berdarah (DBD) yang disebarkan oleh nyamuk. <strong>(ast)</strong></p>