Bupati Minta Perusahan Yang Berinvestasi di Sintang Membuat Embung Untuk Antisipasi Karhutla

oleh
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Menghadapi Karhutla. Poto By: Anwar

SINTANG, KN РBupati Sintang, Jarot Winarno meminta perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sintang untuk dapat mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sintang.

Tidak sulit meredam kebakar hutan dan lahan jika perusahaan ingin membantu pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sintang, cukup dengan membangun embung setiap 5 hektar lahan ada satu embung di sana.

“Tahun 2020 ini, Pemkab Sintang akan membuat 6 embung, Untuk itulah kita juga meminta perusahaan membantu kita agar membuat embung di setiap 5 hektare lahan tersedia satu embung.

Embung ini penting, seperti yang di perintah Presiden, dimana setiap desa itu harus ada embung, gunanya bisa untuk irigasi, kalau ada karhutla kita tidak susah payah mencari sumber air, nah perusahaan harus membuat tu, agar bisa di fungsikan saat ada karhutla, pinta Jarot.

Sementara itu, Kapolres Sintang, AKBP John H. Ginting juga mendorong pihak perusahaan agar dapat membantu Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mencegah karhutla di Kabupaten Sintang.

“Dengan adanya embung, kanal-kanal untuk sumber air kita tidak akan kesulitan jika ada kebakaran hutan dan lahan di Sintang” kataKapolres.

Lanjut Kapolres, selama ini kita selalu kesulitan memadamkan api jika terjadi kebakaran baik itu hutan maupun pemukiman.

Oleh sebab itu, mari kita bergandengan tangan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Sintang.

“Kita berusaha semaksimal mungkin supaya kebakaran hutan dan lahan di Sintang tahun 2020 ini semakin kecil dan kitapun dapat menghirup udara yang segar” harap Kapolres. (*)