Bupati Minta TP-PKK Terlibat dalam Mengurangi Stunting

oleh

SINTANG, KN – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri kegiatan Hari Gerak Kesatuan (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-50 tingkat Kabupaten Sintang tahun 2022, yang dilaksanakan di Aula Langkau Kita Rumah Dinas Jabatan Wakil Bupati Sintang pada Rabu, 23 Maret 2022.

Jarot mengtakan hari ini kita memperingati Hari Gerak Kesatuan (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-50 tingkat Kabupaten Sintang tahun 2022.

“kalau seorang manusia, usia 50 tahun itu sudah dewasa dan tua. Setiap tahun kita memperingatinya secara seremonial dan kita harus berupaya menjalankan program PKK yakni memberdayakan keluarga. Saya mengajak pengurus PKK untuk bersama-sama mengatasi masalah bangsa kita seperti masalah covid-19. Kita tahu, saat ini kita sedang menuju pandemi menjadi endemi” ucap Jarot.

Tugas PKK bisa mengajak ibu-ibu untuk menjaga ekonomi rumah tangga. Bisa menanam pekarangan rumah dengan sayur-sayuran. Ibu-ibu belajar mensiasati kondisi saat ini. Memang harga sawit dan karet bagus, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik, akan menyusahkan juga.

Selain itu kata Jarot, masalah stunting juga harus PKK perhatikan. Anak-anak dibawah satu tahun, yang tingginya tidak sesuai umur atau katai harus diperhatikan.

“PKK bisa mengajak ibu-ibu dalam merawat anak 1000 hari pertama kehidupan secara baik. Memperhatikan gizi, sanitasi dan kebersihan untuk mencegah stunting. Memang angka stunting kita terus menurun, saat ini tersisa 26 persen saja anak yang stunting. Kita akan terus tekan hingga 14 persen saja angka stunting di Kabupaten Sintang. Menurunkan stunting itu program nasional dan program Pemkab Sintang” jelas Jarot.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sintang, Maria Magdalena yang membacakan sambutan Ketua Umum PKK Pusat, mengatakan bahwa Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 kali ini menjadi sangat istimewa, karena hari ini merupakan peringatan tahun emas gerakan PKK di Indonesia, sehingga melalui peringatan HKG PKK kali ini, saya menginginkan agar gerakan PKK kembali pada ruh-nya yakni sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga”, kata Maria Magdalena.

Lanjut Maria pemberdayaan dimulai dari ruang lingkup keluarga, keluarga juga harus kita berdayakan, keluarga merupakan unit terkecil masyarakat, sehingga apabila keluarga di Indonesia dapat kita berdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhan maka gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan”, ucapnya.

Masih kata Maria peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tahun 2022 tema yang diusung kali ini harus diimplementasikan dikehidupan.

“Tema peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-50 tahun 2022 yakni Berbakti untuk bangsa, berbagi untuk sesama, yang dimana tema ini harus melekat dihati sanubari kita semua sebagai keluarga besar gerakan PKK, selain itu juga tema ini harus menjadi tekad kita bersama dalam upaya pemberdayaan keluarga maupun masyarakat” pungkasnya. (Mel/D2)