Bupati Panggil Pihak PLN, Minta Kejelasan Terkait Pemadaman

oleh

Bupati Melawi, Panji, S. Sos Rabu (20/4), memanggil dan melakukan pertemuan bersama pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Nanga Pinoh. <p style="text-align: justify;">Pertemuan yang dilakukan di ruangan Bupati Melawi dan dihadiri dua orang pihak jaringan PLN Rayon Nanga Pinoh itu, untuk meminta kejelasan dari pihak PLN terkait persoalan yang membuat pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini. <br /><br />“Kita minta pelayanan dan management PLN Rayon Nanga Pinoh dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar bisa lebih rapi lagi. Meskipun terjadi pemadaman, pemberitahuan kepada pelanggan harus dilakukan,” sarannya kepada pihak PLN Rayon Nanga Pinoh. <br /><br />Bupati juga meminta kepada pihak PLN agar apabila terjadi kendala pada mesin, maka pihak PLN harus menyiapkan mesin cadangan yang mampu mengcover seluruh pelanggan, sehingga pelayanan PLN terus berjalan dengan baik. <br /><br />“Jika terkendala pada mesin utama, maka mesin backup harus siap pakai,” ungkapnya.<br /><br />Jika dalam kendaala yang terjadi, pihak PLN memerlukan dukungan dan bantuan pemerintah, Bupati Melawi menyatakan siap mendukung, sebab hal itu menyangkut pelayanan masyarakat. “Kami siap mendukung jika memang perlu dukungan,” ucapnya.<br /><br />Terkait pemadaman yang terjaadi belakangan ini, pihak PLN tidak memberitahukan adanya kendala, serta tidak memberitahukan kepada masyarakat sebagai pelanggan. Sehingga muncu kekecewaan masyarakat, bahkan akibat sering terjadinya pemadaman, banyak aat elektronik masyarakat yang mengalami kerusakan.<br /><br />Untuk itu, Bupati Melawi juga meminta kepada pihak PLN agar bisa menyurati serta menyampaikan pengumuman kepada masyarakat sebagai pelanggan terkait jadwal pemadaman. Baik itu melalui media masa maupun melalui pengumuman di masjid-masjid.  <br /><br />“Jika terjadinya pemadaman, harus terjadwal dan jadwalnya diumumkan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mempersiapkan ada pemadaman,” paparnya.<br /><br />Sementara itu, survervisor pembangkit PLN Rayon Nanga Pinoh, Danu Erdiansyah mengatakan, dalam satu minggu belakangan ini kelistrikan di Melawi memang mengalami kendala seperti terjadinya pemadaman. Namun pemadaman itu terjadi karena adanya persoalan.<br /><br />“Dalam satu minggu ini mesin rental berkapasits 1 mega watt, dalam vase overhaul atau masa perawatan. Skejul dalam satu mesin itu dua minggu. Kemudian disini, dari sisi rental masih punya mesin cadangan, yang juga punya kendala juga. Jadi mesin backup itu tidak mampu full mensuport pengoerasian beban yang ada, sehingga jika ada gangguan jaringan terjadi pemadaman,” jelasnya. <br /><br />Terkait apa yang sudah dilakukan pihak PLN, lanjutnya, itu ada tiga. Yang pertama kami meyakinkan kepadapihak rental untuk tepat waktu, harus sesuai dengan skejul. Jangan sampai waktu yang ditetapkan untuk overhull melenceng. <br /><br />Kemudian yang kedua, mesin cadangan yang mnjadi backup, saat ini masih tetap memproses perbaikannya. Jadi kalau mesin backup rusaknya tidak pada enzine nya, tapi di control dan proteksi yang memang dengan setingan tersendiri. “Ini sedang dalam proses perbaikannya,” terangnya.<br /><br />Kemudian dari sisi PLN sudah menginstal satu unit pembangkit atau mesin lagi, yang memang dalam waktu satu dua hari ini sudah bisa diperasikan. “Saat ini pekerjaan sudah selesai mesin baru ini kapasitas 500 kilo watt,” bebernya.<br /><br />Kemudian yang ketiga, langkah yang kita lakukan memperbaiki jaringan. Sebab gangguan jaringan sangat membuat kendala sekali dan membuat pemadaman. <br /><br />“jadi kita tetap melakukan pembersihan pemangkasan ranting pohon yang menganggu jaringan,” ujarnya.<br /><br />Sementara terhadap pihak rental, PLN juga sudah menekan agar mesin backup yang diseakan harus siap pakai sesuai apa yang diminta Bupati Melawi. “Kami juga sudah meminta kepada pihak rental agar menyediakan mesin backup yang siap pakai, dan mengevalusasi mesin backup yang sudah tidak mampu,” katanya.<br /><br />Terkait pemadaman yang terjadi, dengan kendala yang ada pihak PLN berkomitmen meminimalkan pemadaman yang terjadi. <br /><br />“Untuk itu kami masih berusaha menyelesaikan persoalan. Taget penyelesainnya Insha Allah minggu depan sudah selesai,” pungkasnya. (KN)</p>