Bupati: Penerapan LPSE Tidak Rugikan Pengusaha Kapuas

oleh

Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah HM Mawardi MM mengatakan, penerapan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tidak akan merugikan pengusaha di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Pengusaha tidak akan rugi dan apabila dalam proses pelelangan ada pengusaha yang kalah, tidak akan terjadi keributan yang disebabkan oleh rasa saling curiga," katanya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Drs H Nurul Edy pada Sosialisasi LPSE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas, di Kuala Kapuas, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan fokus utama dari LPSE ini adalah pada masalah pemerintahan dan bukan masalah elektronika atau tekhnologinya.<br /><br />Pembangunan LPSE ini bertujuan untuk memperbaiki transparansi dan akuntabilitas, juga meningkatkan akses pasar dan persaingan usaha yang sehat, memperbaiki tingkat efisiensi proses pengadaan serta mendukung proses monitoring dan audit, katanya.<br /><br />Sehingga diharapkan dengan adanya pembangunan LPSE ini dapat memacu pertumbuhan di seluruh sektor pembangunan, katanya.<br /><br />"LPSE ini mendukung good governance dalam bidang pengadaan barang/jasa pemerintah," katanya pada acara yang dihadiri panitia pengadaan barang dan jasa dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.<br /><br />Untuk itu, perlu adanya komitmen dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk mewujudkan pengadaan barang/jasa pemerintah yang terbuka, adil, transparan dan akuntable," katanya.<br /><br />Tujuan dari penerapan teknologi informasi pada kegiatan-kegiatan pemerintahan adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja bagi pemerintahan.<br /><br />Sedangkan tujuan jangka panjangnya adalah untuk mengganti sistem manual yang masih kurang efektif dan efesien menjadi computer oriented yang lebih ringkas dan mudah.<br /><br />"Pembangunan LPSE dilingkup Pemerintah Kabupaten Kapuas dilaksanakan secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>