Bupati: Realisasi Pelaksanaan Anggaran 2011 Belum Menggembirakan

oleh

Bupati Pulang Pisau, Achmad Amur mengatakan realisasi pelaksanaan anggaran 2011 sampai semester I menunjukkan hasil kurang menggembirakan sehingga perlu penyesuaian perubahan anggaran. <p style="text-align: justify;">"Kondisi ini dapat dilihat dari kemampuan satuan kerja perangkat daerah dilingkungan pemerintah Kabupaten Pulang Pisau dalam menyerap anggaran, secara umum beberapa jenis pendapatan masih belum mencapai target," katanya di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Rabu.<br /><br />Amur mengatakan hal itu dalam penyampaian pidato pengantar Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) serta plafon anggaran sementara perubahan APBD Kabupaten Pulang Pisau tahun anggaran 2011.<br /><br />Ia mengatakan pada rapat koordinasi pengendalian pembangunan (Rakordal) semester I 2011 diketahui pelaksanaan pembangunan sampai dengan 30 Juni 2011 masih dibawah 30 persen.<br /><br />Realisasi fisik mencapai 28,24 persen dan realisasi keuangan baru mencapai 22,16 persen, katanya pada rapat paripurna X masa sidang II tahun sidang 2011 DPRD Kabupaten Pulang Pisau.<br /><br />"Hal ini mencerminkan bahwa pelaksanaan kegiatan yang dibayai APBD belum tercapai sesuai rencana, sehingga diperlukan penyesuaian dalam APBD perubahan 2011," katanya.<br /><br />Ia mengungkapkan pendapatan daerah Kabupaten Pulang Pisau tahun anggaran 2011 setelah perubahan yang terdiri dari pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain yang sah berjumlah Rp520,512 miliar.<br /><br />Sedangkan untuk belanja daerah yang terdiri belanja langsung dan tidak langsung berjumlah Rp535,452 miliar, sehingga terdapat defisit anggaran Rp14,939 miliar.<br /><br />Ia menjelaskan secara ringkas, untuk pendapatan tahun anggaran 2011 yang mencakup pendapatan asli daerah, dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah ditetapkan sebesar Rp446,008 miliar.<br /><br />Sedangkan untuk perubahan APBD tahun anggaran 2011 pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp75,504 miliar menjadi Rp520,512 miliar atau terjadi peningkatan sebesar 16,70 persen.<br /><br />"Peningkatan terbesar berasal dari dana penyesuaian dan otonomi khusus 2011 yaitu sebesar Rp68,391 miliar," katanya.<br /><br />Kemudian untuk belanja daerah yang mencakup belanja langsung dan tidak langsung secara keseluruhan ditetapkan dianggaran sebesar Rp462,665 miliar.<br /><br />"Sedangkan pada perubahan APBD tahun anggaran 2011 belanja daerah ditetapkan sekitar Rp535,452 miliar, naik sebesar Rp79,440 miliar atau 15,73 persen, demikian Achmad Amur.<strong> (das/ant)</strong></p>