Bupati Resmikan Gereja St. Teresia Jongkong

oleh

Bupati Kapuas Hulu A. M Nasir, SH Sabtu (10/09) kemarin meresmikan Gereja Katolik Santa Teresia di Desa Jongkong Pasar Kecamatan Jongkong, tidak hanya itu Gereja Santa Teresia tersebut juga di berkati langsung oleh Uskup Sintang Mrg. Agustinus Agus. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kapuas Hulu Ade M Zulkifli, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah raga Kapuas Hulu Antonius, Kepala Dinas Kehutanan Drs. H. Hassan,Msi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Dini Ardianto, Kepala Bapeda Kapuas Hulu, Kabag Humas Jantau, S. Sos, Kabag Umum Bung Tomo, dan sejumlah Unsur Muspida lainnya, Camat Jongkong, Pastor Paroki Semitau Kornelisus, Tokoh masyrakat, tokoh adat dan ratusan masyarakat Jongkong. <p style="text-align: justify;">Kedatangan Bupati Kapuas Hulu beserta rombongan disambut dengan tarian yang telah dikombinasikan dariberbagai suku seperti suku dayak Kantuk, Suku dayak Iban, suku dayak Suhaid, Mualang dan  Cina. Sedangkan peresmian Gereja ditandai dengan pemukulan gong, penandatangan prasasti dan pemotongan pita dipintu Gereja St. Teresia oleh Bupati Kapuas Hulu dan disaksikan oleh ratusan umat Katolik yang ada di Jongkong Pasar, yang kemudian dilakukan pemberkatan oleh Uskup Sintang. <br /><br />Dalam sambutan  Jusnibarus  Ketua Panitia mengatakan bahwa sejak berdirinya rumah ibadah umat Katolik  31 tahun  yang lalu baru pertama kali ini dikunjungan resmi oleh pejabat yaitu Bupati Kapuas Hulu. Menurut Jusnibarus  Pada tanggal 22 Juli 2009 merupakan penancapan tiang pertama Gereja St. Teresia Desa Jongkong Pasar dengan luas bagunan kurang lebih 10 X 20 meter. Hingga akhirnya kata Jusnibarus atas kerjasama semua pihak terutama umat Katolik yang ada di Jongkong Pasar serta bantuan yang terus mengalir termasuk dari Pemerintah Daerah maka Gereja tersebut berhasil di bangun hingga akhirnya diresmikan. “ untuk itu Kami merasa bersyukur atas kedatangan Bupati Kapuas Hulu untuk meresmikan Gereja kami ini,” ujarnya. <br /><br />Sedangkan Pastor Paroki Semitau, Kornelius mengatakan bahwa tempat ibadah merupakan tempat pembinaan iman  untuk itu diharapkan kehidupan umat Katolik di Desa Jongkong Pasar semakin berkembang serta dapat memanfaatkan Gereja yang ada untuk tempat mendekatkan dan berkomunikasi dengan Tuhan, dan mewakili umat Katolik yang ada di  Desa Jongkong Pasar dan sekitarnya Kornelius menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pendirian pembangunan Gereja St. Teresia dan tentunya ucapan terimakasih juga kepada Pemerintah Daerah yang selalu memberikan bantuan dan peduli terhadap pembangunan rumah ibadah. <br /><br />Sementara itu Bupati Kapuas Hulu A.M Nasir, SH mengharapkan agar umat Katolik Desa Jongkong Pasar dapat meningkatkan ibadahnya dengan menggunakan Gereja St. Teresia, jangan sampai kata Nasir rumah Ibadah dibiarkan kosong artinya tidak benar-benar dimanfaatkan. “ Rumah Ibadah baik Gereja maupun Masjid ibaratkan sebuah akuarium yang apabila tidak disi apa-apa akuarium tersebut akan terlihat kumuh, namun jika akuarium tersebut diisi maka akan kelihatan indah da menarik, maka demikian juga dengan keberadaan rumah ibadah, jangan sampai rumah ibadah hanya dibiarkan kosong tanpa dimanfaatkan dengan semestinya, Saya selalu menekankan buka hanya umat Muslim tetapi kepada semua umat, “ ungkapnya. <br /><br />Tidak hanya itu Nasir juga menyampiakan bawa dalam membangun bangsa diperlukan akhlak dan moral yang mulia hal itu dicerminkan dengan keimanan yang dilakukan melalui rumah ibadah sebagai sarana dan prasarana dalam membina keimanan.  Selain itu menurut Nasir bahwa dsalam membangun rumah ibadah bukanlah hal yang mudah dengan banyak tantangan yang harus dilakukan sebagai modal utama yaitu kerjasama dan harus selalu menanamkan jiwa gotongroyong ditengah-tengah masyarakat.” Dengan bergotongroyong dan kerjasama semua pihak maka akan mempermudah langkah dalam membangun rumah ibadah, Kami selaku Pemerintah Daerah selalu mendukung pembangunan rumah ibadah,”tuturnya.<strong>(das)</strong></p>