Bupati Senang Proyek Air Bersih Berhasil

oleh

Bupati Sekadau Simon Petrus mengaku senang terhadap keberhasilan proyek air bersih di Bumi Lawang Kuari. Mengingat, beberapa tahun lalu, banyak tanggapan miring dan cibiran terhadap proyek bernilai Rp119 miliar tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />“Sekarang air sudah mengalir dan pipa tetap baik,” ungkap dia saat Safari Natal di Belitang Hulu.<br /><br />Proyek air bersih menurut Simon merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur dasar di Sekadau. Secara bertahap, pemerintah daerah mempersiapkan. Kalaupun masih banyak kekurangan, masyarakat diharapkan bersabar. <br /><br />“Tidak semudah membalik telapak tangan,” tuturnya.<br /><br />Air bersih kata Simon semakin dekat dan dapat dinikmati masyarakat. Potensi alam Sekadau sudah maksimal dimanfaatkan dengan sentuhan pemerintah daerah. <br /><br />“Walaupun proses panjang namun akhirnya baik,” sebut dia.<br /><br />Sementara itu, Manajer PT Batur Artha Mandiri Hary mengklaim proyek tiga tahun anggaran itu tinggal persemian. Kalaupun masih dijumpai banyak pipa di beberapa lokasi tepi jalan merupakan cadangan. <br /><br />Air dari sumber Meragun di Kecamatan Nanga Taman alias intake kata Hary sudah sampai di Mungguk Rangsa, Kecamatan Sekadau Hilir dengan tekanan memadai. Sepenuhnya menggunakan gaya gravitasi bumi dengan debit air 100 liter per detik. Gaya gravitasi bumi bisa diterapkan karena perbedaan ketinggian mencapai 97 meter. <br /><br />“Tak perlu solar dan mesin,” sebutnya.<br /><br />Tugas pelaksana proyek ucap Hary hanya sebatas membangun pipa dari sumber hingga ke titik distribusi. Namun untuk penyambungan dan mengalirkan ke konsumen sudah menjadi kewenangan pihak pengguna. <br /><br />Dia mengakui ada beberapa kendala dalam mengerjakan dan menyelesaikan proyek. Terutama ketika menunggu Pemkab Sekadau mengurus izin pinjam pakai hutan lindung Meragun. <br /><br />“Toh pada akhirnya semua sudah selesai,” papar dia. <strong>(phs)</strong></p>