Bupati Sintang Buka Sosialisasi Program Raskin

oleh

Turunnya harga karet di Kalimantan Barat setahun terakhir sudah menurunkan daya beli masyarakat dan bisa menambah jumlah masyarakat miskin. <p style="text-align: justify;">Program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah, diharapkan mampu membantu mengurangi beban masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si saat membuka sosialisasi program subsidi beras bagi masyarakat berpendapatan rendah di Balai Praja Kantor Bupati Sintang pada Rabu, 4 Maret 2015. <br /><br />“kemiskinan merupakan tantangan terbesar dalam proses pembangunan di Indonesia dan Kabupaten Sintang khususnya. Sehingga penanggulangan kemiskinan telah dijadikan salah satu prioritas pembangunan nasional, dengan target penurunan kemiskinan tahun 2015 sebesar 9-10%” ungkap Bupati Sintang.<br /><br />“dalam upaya menanggulangi kemiskinan tersebut, pemerintah sudah melaksanakan banyak program salah satunya beras miskin untuk mengurangi sebagian beban rumah tangga sasaran dalam memenuhi sebagian kebutuhan pangan pokok dalam bentuk beras sebagai hak dasar masyarakat” tambah Bupati Sintang.<br /><br />Bupati Sintang menambahkan beras masih memiliki bobot terbesar dalam penentuan garis kemiskinan. Oleh karenanya pemberian raskin yang tepat sasaran menjadi kunci upaya mengurangi kemiskinan. Pemerintah terus berupaya menyempurnakan penyaluran raskin demi memperbaiki kesejahteraan masyarakat berpendapatan rendah.<br /><br />“sosialisasi ini saya harapkan menjadi ajang menyebarluaskan konsep, mekanisme penyelenggaraan program serta menyatukan persepsi dalam melaksanakan program raskin ini supaya lancar dan berhasil dengan baik” harap Bupati Sintang. <br /><br />“BPK RI sendiri sudah mengaudit program subsidi raskin di Kabupaten Sintang dengan capaian kinerja 64,83 persen dari batas keberhasilan yang ditetapkan sebesar 59, 99%. Dengan demikian program raskin di Sintang cukup berhasil memfasilitasi upaya pemerintah mengurangi beban rumah tangga sasaran” tegas Bupati Sintang.<br /><br />Bupati Sintang menambahkan bahwa program raskin dikatakan berhasil jika tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat administrasi, tepat waktu, dan berkualitas. Supaya berhasil, Bupati Sintang mendorong lintas sektoral dan semua pihak yang terlibat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi serta secara bertanggungjawab menjalankan tugasnya serta mendeteksi dan mencegah kemungkinan penyimpangan. <br /><br />Hadir dalam sosialisasi tersebut Asisten Administrasi Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Setda Propinsi Kalbar Lensus Kandri,   Pelaksana Harian Sekda Sintang Lindra Azmar,  Kepala SKPD, Camat, dan Lurah. (Humas)</p>