Bupati Sintang Hadiri Natal Bersama PGRI Se-Kota Sintang

oleh

Di jaman yang terus maju dan berkembang, profesionalisme seorang guru sangat dituntut. Oleh karena itu, semua guru diharapkan terus menerus menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Hal tersebut disampaikan Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si di depan ratusan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se Kota Sintang dalam acara Natal Bersama PGRI pada Senin, 20 Januari 2014 di Gedung PGRI. <p>Bupati Sintang dalam kesempatan tersebut menyampaikan sebuah cerita inspiratif tentang ayah dan anak yang memancing di sungai kapuas yang melepas ikan ukuran besar, tetapi malah hanya mengambil ikan ukuran kecil karena ibu di rumah hanya menyiapkan kuali yang kecil.</p> <p>"Jaman sudah berubah, teknologi informasi sudah maju dan Propinsi Kapuas Raya akan terwujud. Maka saya minta semua guru di Kabupaten Sintang untuk menyiapkan diri dengan baik. Tambah terus ilmu pengetahuan, belajar dan belajar untuk menambah wawasan sebagai modal untuk mengajar dan membentuk generasi muda yang cerdas dan pandai. Jangan kita hanya siapkan kuali yang kecil, tetapi siapkan kuali yang besar" jelas Milton Crosby.</p> <p>Bupati Sintang juga meminta semua guru dan umat beragama di Kabupaten Sintang untuk tidak membawa mandau saat pergi ke rumah ibadah. "Jangan bawa mandau saat ke gereja atau masjid. Artinya jangan memberi persembahan, kolekte atau sedekah hanya seribu rupiah ke gereja atau masjid. Tetapi bawalah sukarno-hatta atau uang seratus ribu" ajak Bupati Sintang.</p> <p>Bupati Sintang juga meminta semua guru untuk menerapkan pola kerja 5 AS dan menghindari penyakit 5 L. Guru diminta dalam mengajar supaya bekerja keras, bekerja tuntas, bekerja iklas, bekerja cerdas dan menghindari miras. Karena guru merupakan contoh bagi anak sekolah sehingga akan ditiru dan guru merupakan pekerjaan mulia sehingga upahnya akan besar di surga.</p> <p> </p>