Bupati Sintang: Jangan Terjebak Ritual Dan Formalitas

oleh

Bupati Sintang Milton Crosby mengatakan, dari makna Natal 2010 yang harus menjadi perhatian masyarakat adalah sudah saatnya tidak lagi terjebak dalam sikap hidup yang dibatasi dengan ritual atau formalitas saja. <p style="text-align: justify;">"Kita harus melihat dunia nyata dan jadilah terang bagi sesama," kata Milton Crosby di Sintang, Sabtu (25/12/2010). <br /><br />Menurutnya, jika setiap umat bisa menunjukkan sikap hidup sebagai warga negara Indonesia yang sejati, hakikatnya dia juga sudah menjadi seorang Kristiani sejati. <br /><br />"Masyarakat harus kritis dan waspada dengan sejumlah pihak yang menyatakan dirinya adalah terang dan jalan kebenaran," katanya. <br /><br />Padahal kata Milton, kemuliaan dan kebenaran tidak bisa dicapai secara instan. "Dalam perayaan Natal tahun ini umat Kristiani harus lebih peka melihat terang," jelasnya. <br /><br />Kalau perlu lanjut Milton, umat Kristiani harus menjadi terang kebenaran bagi sesamanya. <br /><br />Ia mengatakan, Tuhan itu baik dengan semua orang dan mudah-mudahan kebaikan Tuhan betul-betul dirasakan dan dinikmati oleh setiap orang. <br /><br />"Sehingga dapat memberikan penerangan dan bermanfaat bagi sesama," jelasnya. <br /><br />Berkaitan perayaan Natal di Sintang, Milton menyatakan berterima kasih kepada seluruh masyarakat kabupaten itu karena telah bersama-sama mewujudkan situasi kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2011. <br /><br />"Peran serta masyarakat sangat besar dalam menciptakan kondisi keamanan yang kondusif di Kabupaten Sintang," katanya. <br /><br />Dalam perayaan Natal tahun ini, Milton Crosby bersama wakilnya, Ignasius Juan menggelar "open house", mengundang masyarakat dan kolega berkunjung ke rumah mereka. <br /><br />Selain dua pejabat utama Sintang itu yang merayakan Natal dan menggelar "open house" adalah Ketua DPRD Sintang Harjono, Kapolres Sintang Ajun Komisaris Besar (Pol) Firly Ruspang Samosir dan pejabat lainnya, termasuk sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Sintang. <br /><br />Sekitar pukul 10.00 WIB, pendopo rumah dinas Bupati Sintang mulai ramai didatangi tamu baik tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat maupun masyarakat lainnya. Milton ketika itu didampingi istri dan anak-anaknya. <br /><br />Sementara Wakil Bupati Sintang, Ignatius Juan mengatakan menyambut dan merayakan Natal sebaik-baiknya menerima kembali. <br /><br />"Demikian juga kita menyatukan diri dengan karya penyelamatan Allah yang baik bagi semua orang," ucapnya. <br /><br />Menurutnya, dalam merayakan Natal sekarang ini, semua kembali diingatkan bahwa terang sejati itu sedang datang dan sungguh-sungguh ada di dalam kehidupan kita. <br /><br />"Terang inilah semangat yang selayaknya menjiwai kita sendiri serta suasana dimana kita sekarang sedang menjalani pergumulan hidup ini," jelasnya. <br /><br />Peristiwa Natal kata Juan, membangkitkan harapan dalam hidup dan sekaligus memanggil manusia untuk tetap mengupayakan kesejahteraan semua orang. <br /><br />"Kita juga dipanggil dan diutus untuk menjadi terang yang membawa pengharapan dan terus bersama-sama mencari serta menemukan cara-cara yang efektif dan manusiawi untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama," kata dia. <br /><br />Selain itu kata dia, setiap orang wajib ikut serta mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur, bahkan melalui usaha-usaha kecil tetapi konkret seperti menjalin hubungan baik dengan sesama warga masyarakat demi kesejahteraan bersama. <br /><br />"Kita turut menjaga dan memelihara serta melestarikan lingkungan alam ciptaan," ucapnya. <br /><br />Menurutnya, hidup beragama yang sejati bukan hanya praktik-praktik lahiriah yang ditetapkan oleh lembaga keagamaan, <br /><br />"Melainkan berpangkal pada hubungan yang erat dan mesra dengan Allah secara pribadi dan umumnya dengan sesama masyarakat," jelasnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>