Bupati Sintang, Milton Crosby, Pernah Disebut Mimpi dan Tak Waras

oleh

Rupanya, Proyek Pembangunan Bandara Sungai Tebelian di Kecamatan Sungai Tebelian, juga telah menarik perhatian sebuah stasiun televisi swasta lokal di Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">Atensi tersebut, telah membawa Bupati Sintang Milton Crosby kembali meluncur kelokasi proyek tersebut, pada hari Kamis (23/1/2014) didampingi Kepala Bandara Susilo yang baru, Poltak Gordon berseta sejumlah Staf.<br /><br />Karena bersifat mendadak, pimpinan SKPD yang menyertai peninjauan kali ini, hanya Ketua Bappeda Kabupaten Sintang, Yosepha Asnah, dan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sintang, Hatta. Objek-objek dilokasi Bandara yang menjadi perhatian, diantaranya lokasi penempatan material base-course, ujung landasan pacu, dan landasan pacu. Rombongan, ini juga sempat mendapat penjelasan teknis dari Site Manager, Joko Wasesa.<br /><br />Lebih 2 jam, Bupati Sintang memaparkan tentang latar belakang, pembebasan lahan, pembangunan Tahap I dan pembangunan Tahap II proyek Bandara ini kepada Kru tv local tersebut. Milton juga menjelaskan tentang betapa strategisnya lokasi Bandara Tebelian ini dalam Hinterland 3 Kabupaten, Sintang, Melawi dan Sekadau. Dan yang tidak kalah pentingnya, juga dipaparkan tentang adanya MoU antara Bupati Sintang dengan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti.<br /><br />“Mulanya, saat mulai merencanakan pembangunan Bandara ini, saya sempat disebut tengah bermimpi dan bahkan disebut tidak waras. Sebagian lainnya, menyebutkan bahwa ini proyek mercu-suar,” ucap Milton kepada para tamunya.<br /><br />Usai melakukan peninjauan di Bandar Udara Tebelian, Milton juga membawa rombongan ini ke objek-objek unggulan lainnya. Sebagaimana biasa dilakukan oleh Bupati Sintang saat membawa tamu-tamu penting dari Jakarta,  objek lain yang dikunjungi kali ini pun sama. Yaitu mulai dari pembangunan Stadion Baning, Gedung Kesenian, Gedung Padepokan, calon Kantor Gubernur Kapuas Raya dan bangunan Rumah Sakit Rujukan. Peninjauan yang dimulai pada pukul. 09.00 dan rencananya hanya sampai pukul. 12.00 ini, akhirnya baru usai pada pukul 15.00 sore. <strong>(Luc/das)</strong></p>