Bupati Sintang Pimpin Apel HUT Pramuka

oleh

Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sintang melaksanakan apel memperingat Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke 53 Tahun 2014. Apel yang dilaksanakan di Lapangan Kodim 1205 Sintang pada Kamis, 14 Agustus 2014 berlangsung kidmat meskipun dalam kondisi cuaca panas. Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M.Si dengan pakaian pramuka lengkap, bertindak sebagai pembina apel. <p>Membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka DR. H. Adhyaksa Dault, M.Si mengharapkan agar peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong perkembangan dan kemandirian Gerakan Pramuka untuk mempercepat keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda sebagai calon pemimpin bangsa yang lebih handal dan lebih baik pada masa depan.</p> <p>Era globalisasi dewasa ini penuh dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, akan tetapi manusia tetap merupakan faktor penentu yang paling utama. Untuk itulah, kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat. Bukan hanya membangun manusia atau pemuda cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga pemuda yang tangguh kepribadiannya, luhur budi pekertinya, menjunjung kesatuan dan persatuan Indonesia. Karena pemuda demikianlah yang akan sanggup menghadapi tantangan globalisasi, sanggup menghadapi berbagai persoalan di negeri ini, serta sanggup untuk menatap masa depan dengan lebih baik. Oleh karena itu, Gerakan Pramuka masih dan tetap relevan dengan perkembangan zaman.</p> <p> </p> <p>Revitalisasi Gerakan Pramuka telah berjalan delapan tahun yang bertujuan utama yaitu untuk memantapkan eksistensi Gerakan Pramuka dan untuk meningkatkan fungsi Gerakan Pramuka. Dalam kurun delapan tahun ini memang telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan. Namun demikian, bersamaan dengan itu harus diakui pula bahwa masih besar tantangan yang dihadapi oleh Gerakan Pramuka dan oleh kaum muda Indonesia kita. Bahkan masalahnya semakin berat sejalan dengan makin bertambahnya penduduk, juga mengingat  percepatan pertumbuhan masalah kaum muda lebih cepat dibandingkan dengan solusi yang dapat dilakukan. Pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.</p>