Bupati Tabalong Minta Proyek PLTS Ditunda Dulu

oleh

Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan, Anang Syalkhfiani meminta proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kecamatan Muara Uya dan Bintang Ara ditunda dengan alasan keterbatasan waktu serta pertimbangan teknis lainnya. <p style="text-align: justify;">"Kalau memang proyek pembangunan PLTS di Desa Salikung dan Desa Dambung belum bisa direalisasikan tahun ini sebaiknya ditunda dan diteruskan pada tahun selanjutnya," jelas Anang saat memimpin rapat ekspos penyerapan anggaran 2014 di Tanjung, Kamis Anang pun menyadari tahun ini beberapa proyek tidak bisa dilaksanakan dengan berbagai macam alasan seperti mundurnya pejabat pembuat komitmen, gagalnya proses pelelangan hingga faktor pihak ketiga yang belum bisa penuhi persyaratan sebagai pelaksana proyek.<br /><br />"Terpenting suatu kegiatan jangan sampai macet atau mangkrak, selain itu tim anggaran bisa membuat perencanaan berdasaarkan skala prioritas mengingat ada SKPD perlu banyak kegiatan justru kekurangan dana sebaliknya instansi dengan alokasi anggaran besar serapan dananya kecil," tambah Anang.<br /><br />Terkait tertundanya pelaksanaan pembangunan PLTS di Desa Salikung Kecamatan Muara Uya dan Desa Dambung Kecamatan Bintang Ara, Kadis Pertambangan, Nanang Mulkani menjelaskan proyek ini sudah tiga kali lelang namun gagal.<br /><br />"Pelelangan sudah dilakukan tiga kali namun belum ada pihak kontraktor yang menyanggupi memenuhi spesifikasi mutu barang yang sesuai dengan standar internasional dan rencananya akan kita lakukan lelang keempat," jelas Nanang.<br /><br />Selain itu proyek PLTS yang bersumber dari APBN terkendala pihak konsultan dari kementerian Energi sumber daya dan mineral yang baru bisa melaksanakan kegiatan Juni dan dengan tidak mencukupi hingga PLTS bisa difungsikan.<br /><br />Tahun lalu kementerian ESDM juga memberikan bantuan pembangunan PLTS terpusat berkapasitas 15 kwp di Desa Panaan dan Desa Dambung Raya, Kecamatan Bintang Ara. <strong>(das/ant)</strong></p>