Bupati Tanah Bumbu Sosialisasikan Pemilihan Kepala Daerah

oleh
oleh

Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Mardanani H Maming mulai melakukan sosialisasi tentang pemilihan umum kepala daerah yang akan dilakukan secara serentak di tujuh kabupaten dan kota di daerah itu. <p style="text-align: justify;">Mardani yang akan mengakhiri jabatnya sebagai Bupati Tanah Bumbu pada September 2015, Senin mengatakan, selain di Kalsel, pemilihan umum kepala daerah juga akan digelar secara serentak di 281 kabupaten dan kota seluruh Indonesia pada 2016.<br /><br />"Setelah masa jabatan saya berakhir, roda pemerintahan akan diisi oleh caretaker bupati yang ditunjuk Menteri Dalam Negeri melalui rekomendasi Gubernur Kalsel," katanya.<br /><br />Kemungkian, lanjut dia, "carateker" Bupati Tanah Bumbu memiliki masa tugas mengelola pemerintahan selama tiga sampai empat bulan atau hingga ada bupati terpilih melalui pemilihan umum kepala daerah.<br /><br />Maming mengemukakan, apabila Perpu Pemilukada ditetapkan menjadi udang-undang, maka tidak ada lagi pemilihan umum kepala daerah satu paket dengan wakil kepala daerah (bupati dan wakil bupati).<br /><br />Menurut dia, apabila Perppu yang sudah ditandatangani Presiden SBY disetujui, maka pilkada hanya memilih Bupati, sementara Wakil Bupati akan dipilih oleh Bupati terpilih, tanpa melalui rekomendasi DPRD.<br /><br />"Tidak menutup kemungkinan wakil bupati yang diajukan ke Menteri Dalam Negeri ada dua orang, apabila luas wilayah dan jumlah penduduk memenuhi syarat, yakni, sebanyak 200 ribu sampai 400 ribu jiwa," paparnya. (das/ant)</p>