Bupati: Tumbuhkan Minat Baca Melalui Cerita

oleh

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sintang, Rabu (10/04/2013) menyelenggarakan Lomba Bercerita yang berlangsung di Balai Praja Kantor Bupati Sintang. <p style="text-align: justify;">Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sintang Milton Crosby didampingi Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah, Radimin.</p> <p style="text-align: justify;">Lomba berceritera  diikuti para pelajar 40 peserta yang semuanya pelajar dari 20 SD dikota Sintang. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah,Radimin kegiatan lomba bercerita ini dalam upaya meningkatkan kebiasaan dan kegemaran membaca di kalangan peserta didik dan menumbuhkembangkan minat dan kegemaran membaca melalui berbagai bahan bacaan dan media untuk menanam cinta kebudayaan bangsa, persatuan dan kesatuan serta rasa nasionalisme.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara Bupati Sintang menyatakan sangat menyambut baik diselenggarakannya kegiatan karena dinilai penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kecerdasan otak, kemampuan daya imajinasi dan kreativitas anak.</p> <p style="text-align: justify;">"Kegiatan itu untuk menggugah anak-anak dalam mengenali kekayaan budaya bangsa khususnya dalam bentuk cerita yang mengandung nilai-nilai dan kearifan lokal," kata Milton.</p> <p style="text-align: justify;">Di samping itu, bupati juga menilai, kegiatan ini sangat tepat untuk menjadi sarana dalam mendorong peningkatan dan pengembangan minat baca para siswa sejak dini, khususnya terhadap cerita perjuangan para pahlawan maupun cerita budaya lokal. Dirinya juga berharap melalui kegiatan itu, tradisi bercerita di kalangan anak – anak bisa menumbuhkan apresiasi budaya sejak dini dan nantinya bisa secara estafet ditularkan kepada generasi berikutnya.</p> <p style="text-align: justify;">Sementara objek yang menjadi penilaian dewan juri menyangkut teknik penampilan, teknik bercerita, penguasaan materi, serta kemampuan.Dalam lomba ini panitia mempersiapkan 4 judul cerita yakni Bukit Kelam, Asal mula nama sungai Melawi dan Kapuas, Puyang Gana serta Srigala dan Keledai. <strong>(phs/Ant)</strong></p>