Bupati : Tumbuhkan Terus Minat Baca Pada Anak

oleh

Seiring perkembangan jaman dan teknologi semakin canggih, pola kehidupan anak-anak di dalam keluarga pun ikut bergeser. Bahkan merupakan pemandangan yang sudah umum ditemukan kalau anak-anak ikut aktif di dalam dunia jejaring sosial dan lebih memilih menghabiskan waktu di depan laptop daripada menghabiskan waktu dengan membaca atau belajar. <p style="text-align: justify;">Demikian disampaikan Bupati Sintang Milton Crosby dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Apolonaris Biong saat membuka kegiatan lomba bercerita tingkat sekolah dasar di gedung Pancasila, Rabu (11/04/2012).<br /><br />Ditambahkan Bupati, meskipun tidak semua tapi pada umumnya anak-anak menjadi malas belajar karena diberikan fasilitas yang lengkap untuk bermain.<br /><br />“Dan tidak salah juga dengan semuanya itu apabila orang tua mampu dengan bijak mendidik anak-anak dalam membagi waktu sejak dini sehingga anak-anak bertumbuh sebagaimana mestinya sesuai tuntutan usianya,” kata Milton, seperti yang disampaikan Apolonaris Biong.<br /><br />Membaca, lanjut Milton seyogyanya merupakan kegiatan yang bisa dijadikan pilihan utama bagi anak-anak untuk mengisi waktu luang di rumah. Kata Bupati, adalah orangtua sebaiknya yang memulai menjadikan diri sebagai teladan bagi anak-anak dalam hal membaca.<br /><br />“Sejak kecil, ada baiknya anak sudah dikenalkan dengan dunia membaca, mungkin bisa dengan membacakan cerita ketika sedang menghabiskan waktu bersama atau sebelum tidur. Anak-anak biasanya senang dengan aktivitas ini selain juga bisa menambah keakraban antara orang tua dan anak,” ungkapnya.<br /><br />Melalui buku cerita yang dibacakan juga bisa sambil mengajarkan nilai-nilai kehidupan tentang baik dan buruk yang bisa menjadi rambu-rambu bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak, kata Bupati pada umumnya lebih tertarik pada buku-buku cerita daripada buku-buku pelajaran ketika disuruh memilih membaca di waktu luangnya. <br /><br />“Tidak masalah kalau orangtua membelikan buku-buku cerita kepada anak selama disesuaikan dengan usia si anak sehingga anak tidak lagi menghabiskan waktunya lebih banyak di depan laptop atau komputer atau tv daripada membaca,” ujarnya.<br /><br />Dirinya berharap, kegiatan bercerita ini tidak saja dilaksanakan dalam sebuah event saja, namun dapat dilaksanakan dikelas-kelas, sehingga akan lebih banyak lagi menumbuhkan minat anak dalam membaca.<br /><br />“Saya minta setiap sekolah ada kelompok-kelompok anak yang memang dipersiapkan untuk ektrakurikuler bercerita, sehingga akan menumbuhkan semangat pelajar lainnya,” pungkasnya.<strong> (*)</strong></p>