Bupati Banjar, Kalimantan Selatan Khairul Saleh menargetkan bisa menuntaskan pembebasan lahan yang disiapkan untuk pembangunan perkantoran pemerintah kabupaten setempat. <p style="text-align: justify;">"Target saya pembebasan lahan perkantoran pemkab tuntas sebelum akhir masa jabatan pada akhir 2015 sehingga tinggal merealisasikan pembangunan fisik," ujar bupati di Martapura, Sabtu.<br /><br />Ia mengatakan, pembangunan perkantoran baru yang direncanakan di Desa Indrasari Kecamatan Martapura Kota merupakan langkah strategis untuk menunjang pembangunan dan perkembangan pusat kabupaten itu.<br /><br />Dijelaskan, pusat perkantoran baru yang berjarak sekitar 20 kilometer dari gedung perkantoran pemkab lama di Jalan Ahmad Yani Km 40 Martapura akan menjadi pusat kota yang baru.<br /><br />"Lokasi baru akan lebih strategis baik letaknya maupun infrastruktur baik bangunan, jalan maupun sarana pendukung lainnya sehingga pusat kabupaten semakin berkembang dan maju," ucap bupati dua periode itu.<br /><br />Ditekankan, pemindahan pusat perkantoran pemkab dilakukan karena gedung perkantoran lama sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena luas lahan terbatas disamping kepadatan lalu lintas yang cukup mengganggu.<br /><br />"Gedung perkantoran lama sudah tidak bisa dikembangkan dan letaknya di pusat kota sudah semakin semrawut sehingga diperlukan lokasi baru yang strategis dengan konsep pemanfaatan areal sekitar," jelasnya.<br /><br />Dikatakan, konsep Martapura Jadid atau baru dalam Bahasa Arab berupa pembangunan gedung perkantoran yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung termasuk penataan areal yang memenuhi unsur estetika.<br /><br />Gedung perkantoran baru yang dibangun megah dikelilingi air dengan memanfaatkan saluran irigasi primer Riam Kanan yang disodet sehingga secara terus-menerus bisa mengairi areal pusat perkantoran.<br /><br />"Konsepnya gedung perkantoran yang dikelilingi air dari saluran irigasi dan dilengkapi fasilitas pendukung seperti jembatan dan infrastruktur jalan termasuk rumah dinas bupati dalam satu kawasan terpadu," ujarnya.<br /><br />Ditambahkan, selain sebagai pusat pemerintahan, kawasan terpadu yang luasnya mencapai 100 hektare juga dilengkapi danau dan taman sehingga bisa menjadi objek wisata dan rekreasi bagi masyarakat. <strong>(das/ant)</strong></p>