Cair 30 Persen, Kontraktor Diminta Segera Laksanakan Proyek Di lapangan

oleh

Sebagian besar proyek yang didanai dari DAK sudah selesai dilelang dan kini mulai memasuki proses pencairan uang muka. Untuk itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Makarius Horong optimis serapan DAK di tahap pertama ini akan memenuhi target yang ditetapkan pusat. <p style="text-align: justify;">Horong juga meminta seluruh pemenang lelang untuk segera melaksanakan proyek di lapangan. Terutama bagi pihak ketiga yang sudah mencairkan uang muka 30 persen. Dinas PU juga sudah mengejar untuk menyelesaikan pembuatan kontrak.<br /><br />“Begitu cair uang muka, mestinya dia tahu apa yang harus dimulai dan dikerjakan. Mungkin bersihkan badan jalan atau memasukkan material. Jangan terlalu lama menunggu, karena kita ingin pekerjaan selesai tepat waktu,” paparnya, kemarin.<br /><br />“Untuk PU, dari total 14 paket jalan dan jembatan yang sudah lelang, 13 diantaranya sudah ditetapkan pemenangnya. Lima paket bahkan sudah diajukan untuk pencairan uang muka 30 persen. Sementara masih ada satu paket jalan yang dilelang ulang yakni Jalan Laman Bukit-Nanga Kayan,” terangnya baru-baru ini.<br /><br />Horong juga mengungkapkan untuk paket irigasi, sudah ada satu paket yang telah ditetapkan pemenangnya, satu paket lainnya sementara dilakukan pelelangan ulang karena gagal mendapatkan pemenang tender, namun sudah selesai. Dengan belasan paket DAK yang kini sudah memasuki proses penandatanganan kontrak dan pencairan uang muka, Ia meyakini serapan DAK PU akan sesuai dengan target yang ditetapkan pusat. <br /><br />“Dalam rapat koordinasi kemarin, memang sudah diminta sebelum tanggal 20 Juli berkas pencairan sudah masuk ke BKPAD. Kalau kita kemungkinan sebelum itu dana telah cair,” katanya.<br /><br />Horong menegaskan instansinya tetap menjalankan proses pelelangan proyek sesuai dengan aturan. Termasuk penyiapan berkas administrasi kontrak kerja dengan pihak ketiga. <br /><br />“Seluruh kegiatan tahun ini, harus direkturnya langsung yang menandatangani kontrak di depan pengguna anggaran. Baik paket besar miliaran atau paket penunjukan langsung (PL). Kita juga tidak melupakan syarat-syarat lainnya,” katanya. (KN)</p>