Calo Tiket Bandara Syamsudin Noor Akan Ditindak

oleh
oleh

General Manager PT Angkasa Pura I Banjarmasin, Gerry Melinzum, menyatakan, pihaknya akan menindak calo tiket pesawat/penumpang angkutan udara di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. <p style="text-align: justify;">Pernyataan itu dikemukakan pada saat kunjungan Komisi III bidang pembangunan dan infrastruktur DPRD Kalimantan Selatan yang dipimpin ketuanya, H Puar Junaidi, ke Bandara Syamsudin Noor di wilayah Kota Banjarbaru, Senin siang.<br /><br />Penindakan tegas terhadap calo tiket pesawat itu setidaknya pada H-7 menjelang lebaran Idul Fitri 1432 Hijriah, setengah bulan lagi, tandasnya di hadapan rombongan Komisi III DPRD Kalsel yang juga membidangi perhubungan.<br /><br />Karena, menurut General Manager (GM) Angkasa Pura (AP) I Banjarmaisn tersebut, gejala pencaloan tiket pesawat di Bandara Syamsudin Noor (sekitar 27 Km dari Banjarmasin) belakangan ini mulai terlihat.<br /><br />Ia menerangkan, tujuan "sweeping" terhadap calo tiket pesawat itu salah satu usaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para calon penumpang yang menggunakan jasa angkutan udara.<br /><br />Selain itu, berusaha menyediakan fasilitas semaksimal mungkin kepada pengguna jasa angkutan udara, baik bagi mereka mau berangkat maupun datang lewat Bandara Syamsudin Noor, seperti penataan tempat keberangkatan dan kedatangan.<br /><br />Mengenai peningkatan pemudik yang menggunakan angkutan udara, dia belum bisa memperkirakan kecuali menyebutkan, pada lebaran tahun lalu meningkat sekitar 13 persen.<br /><br />"Geliat dan peningkatan pemudik lebaran yang menggunakan jasa angkutan udara biasanya mulai terlihat pada H-7 atau 23 Agustus mendatang bila Idul Fitri/1 Syawal 1432 H jatuh pada 30 Agustus 2011," demikian Melinzum.<br /><br />Ketua Komisi III DPRD Kalsel yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar di lembaga legislatif provinsi itu, menanggapi positif pernyataan GM AP I Banjarmasin tersebut.<br /><br />"Kita berharap pihak manajemen AP I dapat secara dini mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi saat membludaknya pemudik yang menggunakan jasa angkutan udara lewat Bandara Syamsudin Noor," demikian Puar.<br /><br />Kunjungan Komisi III DPRD Kalsel ke Bandara, Syamsudin Noor itu untuk mengetahui sampai sejauhmana persiapan dan kesiapan pengelola Bandara tersebut dalam angkutan lebaran 1432 H/tahun ini.<br /><br />Selain itu, ingin mengetahui langkah-langkah dan kebijakan pengelola Bandara Syamsudin Noor dalam mengantisipasi kemungkinan terjadi lonjakan pemudik yang menggunakan jasa angkutan udara, Rombongan wakil rakyat itu juga meninjau Terminal Induk angkutan darat di Jalan A Yani Km-6 Banjarmasin serta melihat kondisi angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).<br /><br />Pada kesempatan tersebut, rombongan Komisi III DPRD Kalsel itu juga menyinggahi terminal regional tipe A di Jalan A Yani Km17 Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar, untuk melihat sejauhmana perkembangan pembangunannya.<br /><br />Terminal regional Kalsel tipe A di Km-17 Gambut itu, rencananya sebagai pengganti Terminal Induk Banjarmasin, yang sudah penuh dengan angkutan kota (Angkot), AKDP dan AKAP yang terus bertambah.<br /><br />Selain itu, rombongan Komisi III tersebut menyempatkan pula meninjau pembangunan kantor Sekretariat Daerah Kalsel yang berada di kawasan pusat perkantoran pemprov setempat di Banjarbaru, 35 Km dari Banjarmasin. <strong>(phs/Ant)</strong></p>