Home / Tak Berkategori

Calon TKI Harus Waspadai Perekrutan Ilegal

- Jurnalis

Selasa, 17 Mei 2011 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Muhaimin Iskandar, meminta calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk mewaspadai jalur-jalur perekrutan yang menggunakan prosedur ilegal. <p style="text-align: justify;"><br />"Tidak hanya ke Korsel, Macau, atau Hong Kong, tapi jalur ilegal ke Malaysia juga masih ada, karena itu masyarakat hendaknya menggunakan prosedur ilegal agar tidak tertipu," katanya di Surabaya, Minggu.<br /><br />Ia mengemukakan hal itu di sela-sela meninjau Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2011 di Balai Pemuda Surabaya yang memamerkan ratusan lukisan sejak 7 Mei hingga 16 Mei.<br /><br />Muhaimin Iskandar yang juga mengaku pengagum lukisan itu berharap masyarakat mampu menahan diri dengan tidak memaksakan berangkat ke luar negeri bila tidak meyakini prosedur yang dijalani benar-benar legal.<br /><br />"Presiden sendiri sudah mencanangkan tekad untuk mengurangi TKI yang berprofesi tenaga kerja wanita (TKW) dan biasanya menjadi pembantu rumah tangga (PRT)," katanya.<br /><br />Misalnya, TKW untuk Arab Saudi juga semakin berkurang dari 20 ribu per bulan menjadi 10 ribu per bulan.<br /><br />Selain itu, pemerintah akan memperketat perusahaan pengerah TKI swasta (PPTKIS) di Tanah Air dan KBRI akan memperketat persyaratan untuk majikan yang akan menerima TKI.<br /><br />"Kami memperketat PPTKIS agar mereka taat prosedur, kemudian KBRI di Arab Saudi akan memperketat persyaratan majikan yang akan menerima TKI. Para majikan harus mendaftar ke KBRI, lalu diseleksi," katanya.<br /><br />Khusus kepada TKI yang bekerja sambil beribadah dan akhir-akhir ini menjadi "overstayer", Muhaimin meminta mereka untuk melalui prosedur yang legal dan mencari informasi tentang majikan di KBRI.<br /><br />Secara terpisah, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Timur, Moch Cholily, meminta Menakertrans untuk bertindak tegas terhadap PPTKIS yang merekrut TKI secara ilegal.<br /><br />"SBMI Jatim sudah mengirimkan laporan kepada Menakertrans untuk bersikap tegas menyikapi banyaknya korban perekrutan TKI untuk Korsel yang bersifat `G to G` dan dugaan keterlibatan dosen Unisma Malang dalam perekrutan belasan TKI ilegal ke Macau," katanya.<br /><br />Khusus kasus TKI ilegal ke Macau yang melibatkan dosen Unisma Malang, kata Ketua Umum DPP PKB itu, kasusnya sudah diadukan ke Polda Jatim, namun pihaknya meminta dukungan Menakertrans untuk memberi dorongan kepada Polda Jatim agar cepat tuntas kasusnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Berita Terkait

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025
Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara
Pemkab Malinau Gelar Safari Natal
Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai
Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK
Banjir Rob Melanda, Sujiwo Minta Warga Tenang: Mitigasi Kubu Raya Siap Menyeluruh
Atasi Parkir Liar, Pemkab Kubu Raya Fasilitasi Kesepakatan Penataan Parkir Kendaraan Angkutan Barang
Wabup Sanggau Susana Herpena Resmi Buka Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Tahun 2025

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:13 WIB

Dukung Pembentukan KPID di Daerah Perbatasan, Pemprov Raih Anugerah KPI 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:12 WIB

Wagub Audiensi Wamenaker RI Bahas Percepatan Pembangunan BLK di Kaltara

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:10 WIB

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:35 WIB

Mediasi Sengketa Lahan di Sintang, TKP3K Putuskan Verifikasi Ulang Lahan PT SHP dan Masyarakat Serawai

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:59 WIB

Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambung Hangat Kehadiran Anak TK

Berita Terbaru

KALTARA

Pemkab Malinau Gelar Safari Natal

Jumat, 12 Des 2025 - 18:10 WIB