Home / Tak Berkategori

Camat Empanang Mengaku, Tak Pernah Tinggalkan Tempat Tugas

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2011 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjawab pernyataan sejumlah masyarakat yang ada di Kecamatan Empanang yang mengatakan bahwa Camat Empanang jarang berada ditempat alias sering meninggalkan tempat tugas. Selaku Camat Empanang Indrayadi kepada media dengan tegas mengatakan bahwa pernyataan masyarakat tersebut tidak benar. Indrayadi mengaku bahwa dirinya tidak pernah meninggalkan tempat tugas terkecuali ada panggilan dinas. <p style="text-align: justify;">“Pernyataan masyarakat itu tidak benar, untuk apalah Saya meninggalkan tempat tugas kalau tidak ada panggilan Dinas, dan kebetulan selama ini Kita banyak panggilan, dan Saya pun tidak mungkin menyampaikan kepada Tokoh masyarakat kalau Saya ada panggilan,” ungkapnya beberapa waktu lalu di Gedung serba guna Lanjak. <br /><br />Terkait adanya pernyataan masyarakat yang melaporkan Camat jarang ditempat, Indrayadi mengakui memang benar, tetapi yang melatar belakangi menurutnya adalah masalah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), dan sebenarnya itu sudah Kita laporkan, kewenangan Camat hanya melaporkan, Camat tidak bisa menindaklanjuti,karena ada tim dari Kabupaten yang akan menindaklanjuti.<br /><br />“Saya katakana tidak mungkin camat menangkap warganya,camat hanya sebatas menghimbau supaya warga tidak melakukan tindakan-tindakan yang tidak sewajarnya,yang bertentangan dengan hukum,” jelasnya.<br /> <br />Sementara itu Indrayadi mengatakan bahwa di kecamatan Empanang masih kekuarangan pegawai dan menurutnya hal tersebut menjadi penyebabnya, untuk jabatan Kasi saja kata Indrayadi ada dua yang kosong. <br /><br />“Jadi kegiatan Kasi itu Kita yang hendel, misalnya ada panggilan ke Putussibau jelas camat harus mengikuti kegiatan itu, Kasi Kesra dan Kasi Pemerintahan kosong yang bekerja siapa kalau bukan camat,”terangnya.<br /> <br />Terkait pernyataan bahwa dirinya jarang ditempat tersebut, Indrayadi mengaku bahwa dirinya sudah memanggil sejumlah masyarakat dan Temenggung, dan dituturkannya bahwa mereka mengatakan hanya kesalahan  pembicaraan.<br /> <br />Terkait hal tersebut Indrayadi juga mengaku selama ini dirinya belum pernah dipanggil oleh Bupati atau Wakil Bupati dan Sekda. <br /><br />“Belum ada yang memanggil Saya, jika ada yang mengatakan demikian itu bohong, bagaimana Kita mau meninggalkan tugas kalau itu memang tugas Saya,”ujarnya. <br /><br />Sementara itu Anggota DPRD Kapuas Hulu Robertus Robet yang kebetulan berdiri disisi Camat Empanang mengatakan bahwa di masyarakat Empanang ada pro dan kontra terhadap pak Camat. <br /><br />“Jadi bukan Saya memotong pembicaraan, masyarakat di sana itu ada pro dan kontra dengan pak Camat ini karena mereka tidak ada persaingan disitu, dank arena Saya paham betul dengan masyarakat di Empanang,” ungkapnya. <br /><br />Namun ketika ditanya penyebab adanya pro dan kontra tersebut Robert kembali melempar kepada Camat Empanang, yang kemudian Indrayadi menjelaskan bahwa pro dan kontra timbul karena masuknya perkebunan sawit, dan sebagai camat kata Indrayadi dirinya harus menjalankan program pemerintah, sedangkan masyarakat menolak perkebunan sawit yang disampaikan temunggung. <br /><br />“Jadi persoalan awalnya seperti itu, hanya ada ketidak senangan saja,” tuntasnya.<strong>(phs)</strong></p>

Berita Terkait

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen
Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal
Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang
Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai
Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau
 Anastasia Minta Masyarakat Sintang Harus Melek Teknologi
Anastasia Dorong Tenaga Pendidik di Sintang Kuasai Teknologi untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pansus III DPRD Kaltara Kebut Pembahasan Dua Ranperda Strategis, Fokus SDA Kayan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 16:07 WIB

Pansus IV DPRD Kaltara Kebut Ranperda Literasi, Konsultasi ke Pusat Perbukuan Kemendikdasmen

Minggu, 12 April 2026 - 15:07 WIB

Ciwanadri Tolak Dana Hibah Pemkab Melawi 2026, Pilih Perkuat Internal

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Markus Jembari Dorong Keterlibatan Generasi Muda dalam Pembangunan Daerah Sintang

Sabtu, 11 April 2026 - 14:18 WIB

Rudy Andryas Minta Pemerintah Perhatikan Pengembangan Transportasi Umum, Khususnya Jalur Sungai

Sabtu, 11 April 2026 - 14:14 WIB

Rudy Andryas Soroti Pentingnya Transportasi Sungai bagi Aktivitas Masyarakat di Serawai dan Ambalau

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play