Catur – Kejurda Bupati Barut Diikuti 230 Peserta

oleh
oleh

Kejuaraan daerah catur Bupati Cup dan Junior Cup di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, yang digelar hingga 30 Januari 2015 diikuti 230 peserta dari sejumlah kabupaten di Kalimantan Tengah. <p style="text-align: justify;">"Melalui kejuaraan ini, atlet-atlet catur dapat memperoleh kesempatan untuk menimba pengalaman bertanding dan kita pahami pengalaman bertanding senantiasa diperlukan untuk meningkatkan prestasi," kata Wakil Bupati Barito Utara (Barut), Ompie Herby saat membuka kejuaraan tersebut di Muara Teweh, Rabu.<br /><br />Kegiatan yang digelar oleh Persatuan Catur Seluruh Indonensia Kabupaten Barito Utara itu dengan peserta dua ratusan orang dari senior dan junior dengan memperebutkan total hadiah sebesar Rp18 juta.<br /><br />Untuk tingkat junior diikuti oleh 30 sekolah dasar yang ada di Barito Utara dan dari luar daerah, tingkat SLTP diikuti dua sekolah, SLTA diikuti sembilan sekolah. Sedang tingkat junior diikuti atlet catur dari Kabupaten Murung Raya sebanyak tujuh orang atlet.<br /><br />Selain itu juga kabupaten lain yang mengirimkan atletnya dari Kabupaten Barito Selatan sebanyak empat orang serta Kota Palangkaraya dan Kabupaten Barito Timur masing-masing satu orang atlet dari senior.<br /><br />"Event ini diharapkan dapat menjadi sebuah wahana lahirnya bibit-bibit pemain catur berbakat yang selanjutnya dapat dikembangkan sebagai atlet catur andalan yang kelak mampu berkompetisi dan berprestasi dikejuaraan tingkat regional dan nasional," kata Ompie.<br /><br />Wakil Bupati Barito Utara itu menjelaskan, konsisten penyelenggaraan berbagai kejuaraan catur seperti ini mampu memberikan kesempatan bagi para pecatur untuk terus menerus mengasah kemampuan serta mempertahankan dan meningkatkan prestasi masing-masing menuju terwujudnya prestasi kelompok atau klub sampai ke prestasi daerah dan bahkan sampai nasional.<br /><br />Hal itu sejalan dengan kenyataan bahwa catur adalah salah satu cabang olahraga permainan yang sangat memasyarakat dan populer di semua kalangan, karena olahraga ini tidak memerlukan sarana yang mahal dan rumit. Masalahnya tinggal bagaimana potensi yang sudah ada di masyarakat itu didorong untuk tumbuh dan berkembang tidak hanya sekedar sebagai hobby perseorangan tetapi menjadi target peningkatan prestasi keolahragaan daerah.<br /><br />"Saya harapkan kejuaraan ini menjadi jalan bagi lahirnya prestasi-prestasi baru yang lebih tinggi dan mungkin boleh berharap akan lahir grand master-master catur baru yang siap mengharumkan nama Barito Utara pada event-event regional dan nasional," kata Ompie. (das/ant)</p>