Cegah Covid-19, Pemkab Sintang Himbau Masyarakat Harus Jaga Jarak

oleh

SINTANG, KN – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, bahwa berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sintang sebagai langkah antisipasi dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satunya melalui imbauan, yakni harus menjaga jarak sosial atau social distancing. Mengurai tempat keramaian di Sintang. Seperti kawasan Taman Bungur, dimana kalau sore hari, ribuan masyarakat berdatangan.

“Begitu juga di Pasar Masuka, Pasar Junjung Buih dan Pasar Inpres, karena di sana tempat transaksi jual beli sehari-hari masyarakat yang padat,” ujar Jarot.

Kemudian jelas Jarot, event-event kegiatan, dimana sudah imbau untuk di batalkan atau ditunda semuanya, selanjutnya sekolah-sekolah dan tempat ibadah juga.

“Untuk sekolah dan tempat ibadah, harus disiapkan untuk koordinasinya, seperti kalau tempat ibadah koordinasi dengan MUI dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sintang, Keusukupan dan Denominasi Gereja-Gereja Protestan yang ada di Kabupaten Sintang,” terangnya.

Jarot juga mengatakan, untuk sekolah dimintanya kepada Kepala Dinas Pendidikan menyiapkan protokol belajar dari rumah, baik untuk sekolah-sekolah yang berada di Kota Sintang, Kota Kecamatan maupun di pedalaman-pedalaman yang tidak ada jaringan internet.

“Sehingga dengan begitu, suatu waktu kita mengambil langkah meliburkan sekolah protokol belajar dari rumah itu sudah siap,” jelas Jarot.

Lalu yang terakhir tambah Jarot, terkait edaran mengenai work from home atau bekerja dari rumah. Hal itu belum diaplikasikan, karena protokol kerjanya belum disusun seperti apa kalau ASN di Kabupaten Sintang harus bekerja dari rumah.

“Intinya kita tetap menganggap Covid-19 ini masalah besar, pandemic di 152 negara. Kita percaya ini adalah fenomenan puncak gunung es, yang ketahuan itu sedikit, kenyataan bisa banyak,” terangnya.

Namun Jarot meminta, untuk tidak panik, kebijakan yang diambil harus terukur dan harus optimis mampu mencegah dan mengatasi wabah ini.

“Kia juga berharap mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Sintang tetap aman,” pungkasnya. (*)